Daerah Pesisir Harus Miliki Early Warning System

18-01-2019 / KOMISI X

Anggota Komisi X DPR RI Dwita Ria Gunadi bertukar cenderamata dengan Plt Bupati Lampung. Foto: Arief/jk

 

 

 

Anggota Komisi X DPR RI Dwita Ria Gunadi mengatakan, erupsi Gunung Anak Krakatau dan bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak besar bagi sektor pariwisata di Provinsi Lampung. Selain menimbulkan korban hingga ratusan warga, bencana ini juga merusak sejumlah sarana dan prasarana, serta fasilitas publik. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi jatuhnya korban bencana tsunami maupun gempa bumi, daerah-daerah pesisir harus memiliki alat sistem peringatan dini atau early warning system.

 

“Alat early warning system sangat kita perlukan. Tapi ternyata pada kejadian tsunami akhir tahun lalu, alat tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Itu yang perlu kita pertanyakan, apakah alat-alat tersebut masih layak pakai atau tidak. Karena kalau tidak layak pakai, harus kita benahi dan perbaiki,” kata Dwita usai mengikuti dialog antara Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI dengan Plt. Bupati Lampung Selatan beserta jajaran di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (17/1/2019).

 

Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menambahkan, pihaknya akan terus mengkomunikasikan dengan pemerintah daerah dan me-recovery kembali dampak tsunami. Ia berharap, mudah-mudahan dengan kehadiran Tim Kunspek Komisi X DPR RI beserta Kementerian Pariwisata bisa mempercepat dan memperbaiki kembali daerah-daerah potensi pariwisata di Lampung.

 

“Besarnya kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi laut menimbulkan berkurangnya jumlah wisatawan ke Provinsi Lampung. Perlu ada langkah strategis untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan agar berkunjung kembali, karena itu merupakan mata pencaharian rakyat di Lampung, dan tentunya itu berdampak sekali kepada kehidupan mereka,” papar legislator yang mewakili daerah pemilihan Lampung II itu.

 

Di tempat yang sama, Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan, dari bencana tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu, memberikan dampak pada sektor pariwisata di Lampung. Banyak sarana dan prasarana objek wisata sepanjang pesisir Lampung Selatan yang terkena dampak dari tsunami.

 

“Kerusakan sarana dan prasarana wisata pasca tsunami juga telah menimbulkan berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan. Saya berharap dukungan dari Komisi X beserta kementerian terkait dalam upaya pemulihan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata dalam pengembangan dan membangkitkan kembali dunia pariwisata, khususnya di Lampung Selatan,” harapnya.

 

Usai pertemuan, Tim Kunspek Komisi X DPRI RI yang dipimpin Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto meninjau langsung Alau Alau Resort, salah satu objek wisata di Lampung Selatan yang terkena dampak tsunami. (afr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi X Konsultasikan ‘Omnibus Law’
14-11-2019 / KOMISI X
Regulasi di bidang pendidikan, kepemudaan, olahraga, hingga cagar budaya yang menjadi domain Komisi X DPR RI dikonsultasikan dengan Badan Keahlian...
Program Keahlian SMK Perlu Dikaji Ulang
14-11-2019 / KOMISI X
Program keahlian yang ada di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perlu dikaji ulang. Lulusan SMK idealnya sudah siap mengisi dunia...
Regulasi Sektor Pendidikan Perlu Direvisi
14-11-2019 / KOMISI X
Beberapa regulasi pendidikan dinilai tak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Untuk itu, perlu direvisi. Setidaknya ada tiga Undang-Undang (UU) yang...
PON Papua Jadi Sejarah Bangsa
13-11-2019 / KOMISI X
Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua jadi catatan sejarah tersendiri bagi bangsa ini, terutama bagi masyarakat Papua. PON...