RUU Kewirausahaan Nasional Dorong Peningkatan Jumlah Pengusaha

12-02-2019 / PANITIA KHUSUS

Anggota Pansus RUU Kewirausahaan Nasional DPR RI Hamka B. Kady Foto : Riyan/mr

 

Kehadiran Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional DPR RI diharapkan meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia. Pasalnya, dari hampir 250 juta jumlah penduduk di Indonesia, hanya sekitar 3,10 persen yang terjun menjadi pengusaha. Jumlah tersebut masih kalah dari negara tetangga Malaysia yang meliliki 6 persen pengusaha dari jumlah penduduknya. Dengan meningkatnya jumlah pengusaha, nantinya bisa menyerap banyak tenaga kerja dan ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“RUU Kewirausahaan Nasional ini rohnya adalah meningkatkan jumlah pengusaha dan kita juga tahu wirausaha juga ada tingkatannya. Yang lebih penting dari UU ini harus memberikan kejelasan apa peran pemerintah dan wirausaha lainnya untuk membangun wirausaha, berupa pemberian modal ataupun memberikan pelatihan,” tutur Anggota Pansus RUU Kewirausahaan Nasional DPR RI Hamka B. Kady saat mengikuti Kunjungan Kerja Pansus RUU Kewirausahaan Nasional menjaring masukan terhadap RUU ini di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Medan, Selasa (12/2/2019).

 

Sementara itu, Anggota Pansus RUU Kewirausahaan Nasional DPR RI Zulfan Lindan menyoroti peran kemitraan pengusaha besar dalam membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), menurutnya konsep kemitraan saat ini hanya masih dalam bentuk slogan. 

 

“Konsep kemitraan dalam pengusaha kita masih dalam bentuk slogan, belum terwujud. Kemitraan antara usaha kecil menengah dan pengusaha besar belum terwujud secara maksimal, Supporting yang dibutuhkan adalah usaha kecil menengah bisa mendukung dan memenuhi kebutuhan pengusaha besar,” tutur Zulfan.

 

Zulfan mencontohkan perusahaan otomotif sebesar Astra harusnya bisa membina UMKM untuk memenuhi kebutuhan onderdil ataupun aksesoris yang Astra butuhkan dalam perakitan kendaraan. Sehingga antara perusahaan besar dan kecil bisa saling menguntungkan satu sama lain.

 

“RUU ini bisa menciptakan iklim usaha yang sehat dan bisa mendukung UMKM dalam mendukung atau mensuplai kebutuhan pengusaha besar. Dunia usaha harus kita kembangkan untuk mensejahterakan masyarakat,” tutur Zulfan.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara Hilman Tisnawan menuturkan BI sangat gembira dengan hadirnya Pansus RUU Kewirausahaan. Secara resmi Gubernur BI sudah ikut mengusulkan pasal-pasal untuk mendukung RUU Kewirausahaan.

 

Dalam upaya peningkatan wirausaha, BI juga sudah ikut andil dalam program Wirausaha Bank Indonesia (WUBI). Program tersebut bisa berjalan dengan baik karena ada pendampingan dari BI kepada calon pengusaha sampai dengan berhasil. 

 

“Pendampingan dalam dunia usaha sangatlah penting karena ketika pendampingan akan berjalan dengan baik, namun ketika tidak didampingi pengusaha tersebut tidak berkembang dengan baik karena mereka tidak tangguh dalam dunia usaha dan terlalu cepat menyerah,” tutur Hilman.

 

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), sebagai salah satu inisiator RUU Kewirausahaan Nasional ini, menuturkan sektor permodalan menjadi kendala minimnya munculnya wirausaha muda baru. Kendalanya adalah peraturan yang memberatkan dari sektor perbankan. 

 

“RUU Kewirausahaan ini merupakan regulasi yang kami tunggu dikalangan wirausaha, karena melalui RUU tersebutlah kami dari HIPMI bisa membawa pengusaha pemula mendapatkan perhatian dari pemerintah baik dari segi bantuan permodalan dan regulasi,” tutur Ketua HIPMI Sumatera Utara Mazz Reza Pranata. (rh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan Ada Persoalan Geostrategi pada Pemindahan Ibu Kota Negara
27-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Anggota Panitia Khusus Pemindahan Ibu Kota Negara (Pansus IKN) DPR RI M Sarmuji menegaskan, pada rencana pemindahan ibu kota jangan...
Pemindahan Ibu Kota Harus Pertimbangkan Aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya
26-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia bukan hanya memindahkan fisik seperti bangunan dan kantor. Namun lebih dari itu juga memindahkan seluruh...
Pansus IKN Bagi Tiga Topik Besar Kajian Pemindahan Ibu Kota
25-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Ketua Panitia Khusus Pemindahan Ibu Kota Negara (Pansus IKN) DPR RI Zainudin Amali menjelaskan bahwa keberadaan Pansus IKN ini yang...
Pemindahan Ibu Kota Jangan Bebani Negara
25-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Anggota Panitia Khusus Pemindahan Ibu Kota Negara (Pansus IKN) DPR RI Mardani Ali Sera mengingatkan, pemindahan ibu kota negara jangan...