Wisatawan Harus Optimalkan Pramuwisata Lokal

18-02-2019 / KOMISI X

Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah Foto : Erman/mr

 

Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menekankan agar setiap wisatawan asing yang berkunjung ke Raja Ampat menggunakan jasa pramuwisata lokal yang terdiri dari masyarakat setempat. Karena masyarakat lokallah yang paling tahu tentang pariwisatanya, serta mereka mengalami aktivitas budaya secara langsung, bukan dari bahan bacaan.

 

“Pekerjaan rumah di semua destinasi wisata, dimana masyarakat perlu dilatih untuk menjadi tuan rumah bagi wisatawan. Kementerian Pariwisata perlu melakukan pembinaan. Itu mesti sungguh-sungguh membiasakan agar masyarakat mampu berkomunikasi dengan wisatawan,” kata Ledia setelah mengunjungi destinasi wisata Piaynemo, Raja Ampat, Papua Barat, Jumat (15/2/2019), bersama Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI.

 

Dengan adanya pendampingan, masyarakat diajak untuk bersikap selayaknya pramuwisata. Baik itu tatacara penyambutan wisatawan, tatacara berkomunikasi kemudian juga ada regulasi-regulasi sesuai dengan standar pramuwisata. Ledia menambahkan, Raja Ampat adalah salah satu destinasi wisata yang di biayai oleh pemerintah pusat. Untuk itu perlu upaya-upaya khusus untuk memperkenalkannya di dunia.

 

Terkait destinasi wisata yang ada di Raja Ampat, legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai penataan yang dilakukan sudah cukup baik. Terbukti dengan dengan banyaknya pulau-pulau yang mulai dikelola dan bisa dikunjungi oleh wisatawan. Piaynemo menurutnya cuma salah satu desninasi yang paling baik diantara sejumlah resort-resort yang tak kalah indahnya yang ditawarkan di Raja Ampat.

 

“Ini adalah kekayaan alam yang luar biasa yang ada di indonesia. Orang tidak usah pergi jauh-jauh, kalau punya uang ya ke sini saja. Karena dengan begitu, kita akan makin mencintai indonesia," puji legislator dapil Jawa Barat itu sembari menambahkan perlunya mempromosikan wisata ini khusus buat generasi muda, agar mencintai wisata Tanah Air.

 

Puncak Piaynemo bersama gugusan karst, menjadikannya sebagai destinasi wajib dikunjungi oleh wisatawan dan berswafoto di sana. Sangat disayangkan bila melewatkan kunjungan ke Puncak Piaynemo. "Saya sarankan wisatawan datang ke Raja Ampat. Karena ini menjadi bagian untuk memperkaya hati dan kecintaan kita kepada Indonesia dan Yang Maha Kuasa, karena pemandangannya yang luar biasa,” sarannya. (es/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi X Minta Menpora Ikuti Proses Hukum
19-09-2019 / KOMISI X
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka dengan dugaan menerima suap terkait...
Komisi X Kritisi Permohonan Penyesuaian Anggaran Kemenpora
17-09-2019 / KOMISI X
Komisi X DPR RI mengkritisi permohonan penyesuaian anggaran antar program dan fungsi sebesar Rp 20 miliar yang diajukan oleh Kementerian...
Pembahasan Revisi UU Dikdok Terkendala Pergantian Periode
16-09-2019 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat menyampaikan revisi Undang-Undang tentang Pendidikan Kedokteran (UU Dikdok) tidak bisa diselesaikan dalam waktu...
Pemajuan Kebudayaan Jadi Acuan Dasar Pembangunan Negara
16-09-2019 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menegaskan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan bisa menjadi acuan dasar pembangunan...