Pembangunan Harus Sesuai Kebutuhan Lokal

19-02-2019 / KOMISI X

Anggota Komisi X DPR RI Irine Yusiana Roba Putri (kanan)  Foto : Singgih/mr

 

Anggota Komisi X DPR RI Irine Yusiana Roba Putri berharap pembangunan wilayah di luar Jawa seperti Indonesia bagian timur saat ini untuk lebih memfokuskan kepada kebutuhan masyarakat lokal. Pembangunan wilayah yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masyarakat lokal akan lebih mempermudah pembangunan itu berkembang.

 

“Kita mengunjungi SMKN 3 Kota Ambon, dan yang menjadi catatan bahwa pembangunan atau pengembangan itu tidak boleh sama rata. Kita harus melihat kebutuhan dan kemampuan lokal seperti apa. Dan kita dorong supaya para pelajar kita mendapatkan ilmu yang bisa langsung diterapkan,” ungkap Irine saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Maluku, Jumat (15/2/2019).

 

Irine meminta agar pemerintah daerah lebih bijak dalam membuat keputusan. Jangan hanya meniru daerah lain yang telah sukses, padahal setiap daerah memiliki hak dan kewajiban masing-masing untuk memajukan daerahnya. Menurutnya, semua daerah pada dasarnya customized. Jika pembangunan dan pengembangan disamaratakan, hasilnya akan berbeda.

 

“Misalnya seperti di SMKN 3 Kota Ambon, lakukanlah 70 persen teknologi yang diberikan pemerintah pusat sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal dan 30 persennya lagi sesuai dengan proyeksi ke depannya. Sehingga mereka ada transisi atau upgrade diri ketika akan keluar daerahnya,” ungkap legislator PDI-Perjuangan itu.

 

Irine juga menilai bahwa pembangunan antara pusat dan daerah terjadi kesenjangan yang sangat tinggi, apalagi di wilayah Indonesia bagian timur. “Indonesia timur juaranya ranking terakhir untuk soal kualitas pendidikan. Kita harus fokus terutama di wilayah 3T, karena kalau tidak ada campur tangan pemerintah, mereka tidak akan berkembang,” ujar Irene.

 

Politisi dapil Maluku Utara itu mengingatkan, membangun Indonesia tidak bisa diseragamkan dari Sabang sampai Merauke. Harus ada pengklasteran setiap wilayah, sesuai dengan standar dan potensi daerahnya. “Kita harus menciptakan ekosistem pendidikan yang subur di daerah, tetapi juga kita mendorong ekosistem yang subur untuk pendidikan secara nasional,” pesan Irine. (skr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Serapan Lapangan Kerja SMK Minim
27-01-2020 / KOMISI X
Serapan lapangan kerja untuk para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ternyata masih sangat minim. Data menunjukkan serapan tenaga kerja SMK...
PNFI Harus Diprioritaskan di Daerah Kepulauan
27-01-2020 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Djohar Arifin menegaskan bahwa Pendidikan Non Formal-Informal (PNFI) harus dijadikan prioritas utama di daerah-daerah kepulauan....
PNFI Berperan dalam Pembangunan Pendidikan di Indonesia
27-01-2020 / KOMISI X
Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Permendikbud Nomor 45 Tahun 2019 tentang Organisasi...
PNFI Penggerak Ekonomi Masyarakat
24-01-2020 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian memastikan, pihaknya akan terus mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengarusutamakan...