Jalan Nasional di Madura Sempit dan Bergelombang

20-03-2019 / KOMISI V

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo. Foto: Andri/jk

 

 

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI menilai, kondisi jalan nasional dari Kabupaten Bangkalan sampai Kabupaten Sumenep, selain kontur jalanan yang berlubang dan bergelombang, jalan nasional itu juga sempit. Bahkan, akses jalan menuju Bandara Trunojoyo di Sumenep juga dinilai sempit. Bus ukuran besar kesulitan untuk memasuki area bandara.

 

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo sesaat setelah memimpin Tim Kunspek Komisi V DPR RI meninjau kondisi jalan nasional di Madura dan fasilitas Bandara Trunojoyo, di Sumenep, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019). Selama perjalanan menggunakan jalur darat dari Bandara Juanda, Sidoarjo menuju Sumenep, Tim Kunspek mengamati dan mengomentari jalan nasional yang sempit dan bergelombang.

 

Untuk itu, Sigit mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya melakukan pelebaran dan dilakukan perbaikan terhadap akses jalan nasional Bangkala menuju Sumenep. “Tolong di-review ulang jalan dari Surabaya ke Sumemep. Jalannya semakin sempit. Terutama akses menuju Bandara Trunojo," pinta politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Preservasi dan Peralatan I BBPJN VIII Surabaya Sodeli mengaku, sudah mengetahui kondisi jalan raya nasional di Madura yang sempit dan bergelombang. Untuk itu, setiap tahun dialokasikan anggaran puluhan miliar untuk dilakukan perbaikan untuk jalan nasional di Madura sepajang 322 kilometer.

 

Lebih lanjut, kata Sodeli, tahun 2018 dianggarkan Rp 94 miliar untuk perbaikan jalan nasional di Madura. Dibutuhkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk perbaikan. “Sementara pada tahun ini, dana yang digelontorkan untuk perbaikan jalan nasional sebesar Rp 92 miliar. Sedangkan untuk pelebaran jalan, biayanya bisa lebih mahal lagi," terangnya.

 

Untuk jalan akses menuju Bandara Trunojoyo yang panjangnya kurang lebih 4 kilometer, Sodeli mengaku Pemerintah Kabupaten Sumenep telah mengajukan usulan agar akses jalan tersebut diperbaiki dan dilebarkan. Usulan tersebut ujarnya tinggal menunggu angaran saja untuk dilakukan pengerjaanya. (man/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Masyarakat Butuh Transportasi ‘Online’
06-07-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Ansar Ahmad memberi perhatian khusus pada status kendaraan bermotor atau angkutan berbasisonline.Menurutnya, keberadaan transportasionlinesampai saat...
Aplikasi Transportasi ‘Online’ Diusulkan Jadi Perusahaan Transportasi
06-07-2020 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nurhayati Monoarfa menyatakan aplikasi yang selama ini bergerak di bidang transportasi secara online harus...
‘Land Banking’ Harus Diatur dalam Revisi UU Jalan
02-07-2020 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nurhayati Monoarfa menyatakan land bankingharus jelas diatur dalam revisi Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004...
Komisi V Harap Kemenhub Monitor Mahalnya Tarif Tiket dan ‘Rapid Test’
01-07-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mengharapkan Pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan agar bisa terus memonitor harga-harga tiket. Terutama, ungkap...