Komisi V Kawal Normalisasi Sungai Juwana

22-03-2019 / KOMISI V

Wakil Ketua Ketua Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto (tengah). Foto: Singgih/jk

 

 

Wakil Ketua Ketua Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto mengatakan, masyarakat Kabupaten Pati mendambakan normalisasi Sungai Juwana. Hal ini dianggap sebagai salah satu langkah yang tepat untuk mengurai permasalahan banjir yang terjadi di daerah tersebut. Melalui Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Pati, selain wujud kepedulian kepada masyarakat Pati, juga mengawal normalisasi Sungai Juwana.

 

“Terkait normalisasi Sungai Juwana ini bahwasannya sejak tahun 2016 hingga 2018 namun belum ada hasil. Pada tahun 2019, sudah dianggarkan sebesar Rp 40 miliar. Insya Allah sudah lelang, dan bulan depan mulai bisa dikerjakan,” ungkap Anton di sela-sela memimpin Kunspek Komisi V DPR RI ke Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Selasa (19/3/2019).

 

Politisi Partai Demokrat itu memastikan, program normalisasi Sungai Juwana akan dikawal sekaligus diajukan pada tahun 2020, sehingga dapat dianggarkan total serta bertahap. Sementara terkait masalah penambatan kapal di muara Sungai Juwana, menurut Anton itu merupakan wewenang Komisi IV DPR RI.

 

“Di muaranya itu kan ada kapal nambat, itu wewenang Komisi IV. Kita akan menyampaikan kepada komisi IV untuk memanggil kementerian terkait masalah penambatan ini. Hasil kunjungan ini akan kita bawa dan bahas dengan pemerintah saat rapat di DPR nanti, harapanya aspirasi yang telah disampaikan tadi bisa segera direalisasikan," tegas legislator dapil Jawa Barat V itu.

 

Dalam ksempatan yang sama, Bupati Pati Haryanto menyampaikan permasalahan di Pati, apabila musim hujan, terjadi kebanjiran, dan apabila kemarau akan terjadi kekeringan. “Semua ini terjadi disebabkan salah satunya karena dilalui bantaran Sungai Juwana yang panjangnya mencapai 61 km mulai dari hulu sampai dengan hilir. Memang beberapa kali dilakukan alokasi normalisasi Sungai Juwana, namun tidak bisa tuntas,” ujar Haryanto.

 

Menurutnya, apabila normalisasi Sungai Juwan bisa tuntas, bisa menyelesaikan permasalahan rawa-rawa di sekitar bantaran Sungai Juwana yang selama ini belum teratasi. Haryanto juga berharap agar bantuan tidak hanya Rp 40 miliar saja, namun juga ada tindak lanjutnya di tahun 2020. Selain itu, di anggaran perubahan 2019 nanti ada perhatian, sebab penyelesaian permasalahan ini merupakan kebutuhan mendesak. (skr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BWS Kalimantan III Disarankan Bangun Kolam Retensi untuk Atasi Banjir
25-01-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Irwan menyarankan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III agar membangun kolam retensi untuk menggantikan...
Kaji Ulang Tata Ruang Pengendalian Banjir Samarinda
25-01-2020 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie menegaskan agar Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengkaji ulang tentang tata...
Komisi V Terima Keluhan Minimnya Air Bersih di Sekitar Bendungan Ciawi
24-01-2020 / KOMISI V
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI mendapati keluhan terkait minimnya air bersihdari masyarakat sekitar pembangunan proyek Bendungan Ciawi,...
Syahrul Aidi Dukung Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Riau
24-01-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur strategis di Provinsi Riau. Menurutnya, sudah sepantasnya Riau...