Sekjen DPR Berharap Seminar Nasional Auditor Jadi Ajang Tukar Pikiran

02-04-2019 / INSPEKTORAT UTAMA
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar memberikan sambutan pada Seminar Nasional bertajuk "Perempuan Dalam Profesi Audit Internal di Indonesia". Foto: Jaka/rni

 

 

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menyatakan, dengan diselenggarakannya Seminar Nasional dalam rangka memperingati International Internal Audit Awareness Month dan Hari Kartini, dapat menjadi ajang saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman para auditor dalam mencari mekanisme audit yang terbaik bagi masing-masing instansinya. Mengingat, banyaknya organisasi kementerian lembaga dan korporasi yang hadir dalam seminar tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi seluruh peserta yang hadir, untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman dari panelis yang hadir.

 

Hal tersebut diungkapkan Indra usai memberikan sambutan pada Seminar Nasional bertajuk "Perempuan Dalam Profesi Audit Internal di Indonesia" yang diselenggarakan oleh Inspektorat Utama DPR RI bekerjasama dengan Institute of Internal Auditors (IIA) di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (02/4/2019). Hadir Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto sebagai keynote speaker, dan sejumlah pembicara dari berbagai kementerian, lembaga serta korporasi.

 

“Seminar ini akan banyak sekali share pengalaman dan saling melengkapi, dan menyempurnakan mekanisme audit yang terbaik. Ini adalah kesempatan buat teman-teman di organisasi publik untuk menyerap pengetahuan atau pengalaman best practice dari teman-teman di korporasi itu. Karena organisasi korporasi itu tentunya ada kondisi-kondisi obyektif yang berbeda di setiap instansi organisasi, jadi best practice ini untuk saling bertukar pikiran yang nanti menjadi sesuatu yang perlu dipelajari bersama,” kata Indra.

 

Di sisi lain, Indra berpendapat bahwa IIA merupakan organisasi audit internal yang sudah memiliki standar tersendiri, dimana mereka memiliki obsesi agar Indonesia memiliki standar audit dan akuntabilitas yang lebih baik ke depannya. Oleh karena itu, Indra berseru agar ke depannya kegiatan semacam ini untuk terus diadakan, guna memperkaya pengetahuan dan pengalaman para auditor di seluruh instansi publik umumnya, dan khususnya bagi auditor di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI.

 

“Pertemuan semacam ini tentunya ke depan akan makin banyak, untuk membantu auditor di daerah menemukan metode-metode dan cara-cara yang lebih realistis dan sederhana. Sehingga semua bisa memahami problem-problem di organisasinya masing-masing. DPR akan memfasilitasi lembaga-lembaga audit ini bertemu untuk mendiskusikan best practice di masing-masing lembaga,” katanya sembari berharap dari best practice itu akan diketahui cara yang paling realistis dan bisa dipakai bagi organsisasi masing-masing, khususnya dalam hal masalah audit. (ndy/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Ittama DPR Gelar Workshop Budaya Integritas
24-09-2019 / INSPEKTORAT UTAMA
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan bahwa persoalan integritas adalah persoalan besar yang harus secara konsisten dilakukan oleh seluruh...
Keterbukaan Parlemen Beri Akses Partisipasi Publik
23-08-2019 / INSPEKTORAT UTAMA
Implementasi open parliament atau keterbukaan parlemen tidak hanya sekedar bertujuan untuk menyediakan data dan informasi, tetapi juga memberikan akses kepada...
ASN Setjen dan BK DPR RI Wajib Sampaikan LHKASN
19-07-2019 / INSPEKTORAT UTAMA
Inspektur Utama (Irtama) Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI Setyanta Nugraha menjelaskan, salah satu alasan mengapa pentingnya...
Penilaian Zona Integritas Rosid II dan KSAP Lebihi 75 Persen
26-06-2019 / INSPEKTORAT UTAMA
Inspektur Utama DPR RI Setyanta Nugraha menjelaskan, Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Utama (Ittama) DPR RI telah melakukan penilaian Zona...