Dana Desa Didorong Tingkatkan SDM Bali

02-04-2019 / KOMISI XI

Anggota Komisi XI DPR RI Tutik Kusuma Wardhani saat pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI dengan Pemerintah Provinsi Bali, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, BPS, BPK dan BPKP. Foto: Puntho/rni

 

Anggota Komisi XI DPR RI Tutik Kusuma Wardhani menilai, pemanfaatan Dana Desa di Provinsi Bali seharusnya tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, namun juga untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Meski infrastruktur desa di Bali sudah terbangun secara baik, Tuti mendorong agar pemanfaatan Dana Desa untuk pemberdayaan SDM, sehingga turut mengentaskan kemiskinan.

 

“Saya selalu menyampaikan, khususnya kepala desa beserta seluruh aparatur desa di Bali, agar melibatkan pemuda-pemuda asli desa untuk membangun desanya. Jangan sampai, pemuda meninggalkan desa dan mencari pekerjaan di kota,” ujar Tutik, usai pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI dengan Pemerintah Provinsi Bali, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, BPS, BPK dan BPKP, di Gedung Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Bali, Senin (01/4/2019).

 

Selain itu, Tutik mengapresiasi perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang dinilainya sudah cukup bagus di Bali. Namun demikian, Tutik menyoroti masih banyaknya pelaku UMKM yang tak kunjung memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Saya selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM, agar mereka menggunakan peluang KUR yang sangat bagus ini secara optimal,” tandas Tutik.

 

Legislator daerah pemilihan (dapil) Bali ini pada kesempatan yang sama menyampaikan, oleh karena Bali adalah jendela tujuan wisata dunia, maka seluruh potensi SDM di Bali harus mempunyai pemikiran yang visioner ke depan. Apalagi, dengan memanfaatkan peluang yang begitu banyak tersedia di Bali, seperti sektor pertanian.

 

“Bali mempunyai lahan tidur yang sangat banyak, sisi sektor pertanian juga harus ditingkatkan, kemudian peluang ekspor juga sudah diberikan berbagai kemudahan. Untuk itulah, saya mendorong kepada masyarakat untuk memanfaatkan peluang tersebut dan mari kita harus bekerja keras,” pungkas politisi Partai Demokrat tersebut. (pun/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
PSN 2020 Harus Bantu Pulihkan Perekonomian Nasional Pasca Covid-19
05-06-2020 / KOMISI XI
Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk Pemulihan Ekonomi Nasional Dampak COVID-19 pada...
Pemerintah Perlu Pastikan Protokol ‘New Normal’ Tersinergi Antara Kesehatan dan Ekonomi
05-06-2020 / KOMISI XI
Pemerintah tengah merencanakan pelonggaran PSBB dengan ketentuan new normal atau normal baru. Langkah persiapan ini dilakukan agar masyarakat dapat beradaptasi...
Program Pemulihan Ekonomi Nasional Lebih Tepat Disebut sebagai Stimulus Fiskal
04-06-2020 / KOMISI XI
Pemerintah kembali merevisi total biaya penanganan Covid-19 kedalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dengan pertambahan anggaran dari Rp 405,1 triliun...
Bongkar Pasang APBN-P 2020, Bukti Data dan Asumsi Tidak Kredibel
03-06-2020 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir menilai bongkar pasang postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun...