Calon Hakim Agung Mulai Buat Makalah

15-05-2019 / KOMISI III

Ketua Komisi III DPR RI Kahar Muzakir Foto : Arief/mr

 

Empat calon Hakim Agung mulai mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi III DPR RI. Pada tahap pertama uji kelayakan ini masing-masing calon diminta membuat makalah sesuai judul yang telah ditetapkan Komisi III DPR RI. Rapat uji kelayakan ini dibuka Ketua Komisi III DPR RI Kahar Muzakir.

 

Dalam uji yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019), hadir pula beberapa Anggota Komisi III DPR RI lainnya seperti John Kenedy Aziz dan Muhammad Syafi"i. Keempat calon Hakim Agung ini untuk mengisi beberapa posisi Hakim Agung yang kosong karena pensiun. Setelah uji makalah ini akan ada uji kelayakan dan kepatutan yang digelar pada 20 Mei mendatang.

 

Pada uji pembuatan makalah, masing-masing calon diberi waktu satu jam untuk menyelesaikan makalahnya. Antarcalon diberi tema yang berbeda-beda terkait isu aktual di bidang penegakan hukum. Temanya secara tertutup ada dalam amplop yang dipilih secara acak oleh para calon di meja pimpinan rapat. Panjang pembuatan makalah ditetapkan hingga lima halaman.

 

Sementara itu keempat calon yang mengikuti uji pembuatan makalah kali adalah Ridwan Mansyur, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Ia bertugas di kamar peradilan perdata. Ada lagi Matheus Samiaji, seorang hakim tinggi dari Pengadilan Sulawesi Tengah. Ia bekerja di kamar peradilan perdata. Dua calon lagi masing-masing Cholidul Azhar, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara, dan Sartono, Wakil Ketua III Pengadilan Pajak. (mh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan Rusak Institusi Mahkamah Agung
21-01-2020 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa menegaskan jangan sampai Institusi Mahkamah Agung rusak karena putusan hakim yang...
Raker Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja Penegakan Hukum Jiwasraya
21-01-2020 / KOMISI III
Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Kejaksaan Agung RI menyepakati pembentukan Panitia Kerja (Panja) dugaan kasus penyalahgunaan dana nasabah...
Skandal Jiwasraya Butuh 'Restorative Justice'
20-01-2020 / KOMISI III
Skandal PT. Asuransi Jiwasraya yang merugikan negara hingga Rp 27,2 triliun membutuhkan restorative justice yang harus dilakukan para penegak hukum....
Jaksa Agung Diminta Bantu Pemerintah Kembalikan Hak Nasabah Jiwasraya
20-01-2020 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengapresiasi langkah cepat Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang telah menetapkan lima tersangka pada...