Indonesia Harus Manfaatkan Perang Dagang AS-China

11-06-2019 / PARIPURNA

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono. Foto: Jaka/od

 

Perang dagang yang masih berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan China justru harus dimanfaatkan Indonesia untuk meningkatkan nilai ekspor terutama pada industri manufaktur. Akibat perang dagang tersebut, industri manufaktur yang biasa diekspor dari China berpindah ke Vietnam, Kamboja, dan Malaysia.

 

Sayangnya, menurut Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono Pemerintah Indonesia tidak mampu memanfaatkan celah keuntungan dari perang dagang AS-China. Ia juga menyatakan tidak sependapat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia mengalami penurunan akibat perang dagang tersebut.

 

“Menkeu dan Menko Perekonomian selalu mengatakan, penurunan ekonomi akibat adanya perang dagang Amerika dengan China. Saya tidak sependapat. Dengan peran dagang banyak sekali industri manufaktur yang ekspor dari China pada berpindah ke Vietnam, Kamboja, dan Malaysia. Seharusnya Indonesia bisa mendapatkan kesempatan yang sama dan dimanfaatkan betul oleh pemerintah,” tandasnya dalam interupsi pada Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

 

Justru menurut politisi Partai Gerindra ini, Vietnam adalah salah satu negara yang diuntungkan dengan perang dagang itu. Pada kuartal I 2019, industri di Vietnam menguat 86 persen. dan 50 persennya bersumber dari China. “Saya sampaikan, ekspor Indonesia ke China 2012 sebesar 18,4 miliar USD. Di 2018 mencapai 27,13 milair USD. Berarti China yang dikorbankan oleh Amerika masih punya pasar yang bagus untuk Indonesia. Apa yang disampaikan Menkeu tidak benar. Ini pembohongan kepada masyarakat alias hoaks. Ini harus diluruskan,” tutupnya. (mh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pemerintah Harus Hadir Selesaikan Sengketa Lahan di Riau
15-09-2020 / PARIPURNA
Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat mendesak pemerintah untuk hadir menyelesaikan sengketa lahan yang jumlahnya mencapai 312 kasus...
DPR Setujui RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2019 menjadi UU
15-09-2020 / PARIPURNA
Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanggungjawaban atas...
DPR Perjuangkan Kepentingan Indonesia di Forum Internasional
01-09-2020 / PARIPURNA
Konstitusi memberi mandat kepada DPR RI untuk mendukung dan memperkuat pelaksanaan politik luar negeri Indonesia melalui fungsi diplomasi parlemen. Ketua...
Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Lebih Penting dari Segalanya
01-09-2020 / PARIPURNA
Ketua DPR RI DR. (H.C.) Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan evalusi terkait penanganan pandemi Covid-19 serta dampak yang menyertainya. Puan...