Pagu Anggaran Kemenristekdikti Tahun 2020 Menyedihkan

19-06-2019 / KOMISI VII

Anggota Komisi VII DPR RI Zulfan Lindan Foto : Kresno/mr

 

 

Anggota Komisi VII DPR RI Zulfan Lindan menyatakan bahwa pagu anggaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2020 sangat menyedihkan. Menurutnya, dengan pagu anggaran sebelumnya yakni sebesar Rp 1,1 triliun saja itu sudah sangat minim. Padahal Kemenristekdikti dengan perangkat institusi yang ada dibawahnya adalah lembaga-lembaga yang diarahkan untuk visi dan inovasi Negara Indonesia.

 

“Setelah kita pelajari dari hasil Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menristekdikti, pagu anggaran Kemenristekdikti ini sangat menyedihkan. Pagu Anggaran Kemenristekdikti Tahun 2020 turun dari Rp 1,1 triliun menjadi Rp 715 miliar. Turun hamper Rp 300 miliar,” papar Zulfan disela-sela agenda Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menristekdikti Mohammad Nasir beserta jajarannya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

 

Dikatakannya, untuk mewujudkan visi dan inovasi yang ada, maka bidang Riset dan Teknologi (Ristek) adalah tempatnya. “Kalau anggarannya sangat tipis seperti ini, saya kira pemerintah hanya bermain-main saja dan tidak serius di dalam mengembangkan Riset dan Teknologi nasional,” tandasnya.

 

Politisi fraksi Partai Nasional Demokrat ini mengatakan bahwa basis pengembangan suatu negara ada pada bidang Riset dan Teknologi dan hal itu berlaku disemua Negara tanpa terkecuali, baik itu di sektor perikanan, pertanian, koperasi, maupun bidang industri.

 

“Semuanya itu basisnya adalah Riset dan Teknologi. Kalau ini lemah, anggarannya kecil, maka ini menunjukkan ada ketidakseriusan. Oleh karenanya Komisi VII DPR RI akan meminta kepada pemerintah agar dapat lebih memperhatikan hal ini. Dan untuk anggaran Kemenristekdikti tahun 2020 ini kita revisi total supaya bisa jauh lebih meningkat,” pungkasnya. (dep/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pemerintah Dinilai Lamban Soal Pengembangan EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai pemerintah masih terkesan lamban dalam menjalankan mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Padahal...
Komisi VII Apresiasi Masukan terkait RUU EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengapresiasi masukan-masukan yang diberikan berbagai organisasi seperti Kamar Dagang Industri (Kadin), Tropical Landscape...
Anggota DPR Apresiasi Program Langit Biru Pertamina
21-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Ratna Juwita Sari mengaku tertarik dan mengapresiasi Program Langit Biru Cilacap (PLBC) Pertamina yang pilot...
Pertamina Beda Interpretasi dalam Memahami Permen ESDM No. 42 Tahun 2018
21-09-2020 / KOMISI VII
Komisi VII DPR RI menerima aspirasi terkait Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 42 Tahun 2018...