Banggar Kaji Penurunan Anggaran Empat Kemenko

26-06-2019 / BADAN ANGGARAN

Ketua Banggar DPR RI Kahar Muzakir Foto : Kresno/mr

 

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI melakukan pendalaman terhadap penurunan anggaran di empat Kementerian Koordinator (Kemenko), dalam rangka efektifitas kinerja dan target yang hendak dicapai. Sebelumnya dipaparkan, anggaran tahun 2020 yang diajukan Kemenko Perekonomian mengalami penurunan dibandingkan anggaran 2019, sedangkan kemenko lain mengajukan penambahan anggaran.

 

Sementara itu, Kemenko Perekonomian mengajukan anggaran sebesar Rp 409,4 miliar atau turun Rp 4,8 miliar dibandingkan anggaran 2019 sebesar Rp 414,2 miliar. Sementara Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) mengusulkan anggaran sebesar Rp 226 miliar, lalu Kemenko Kemaritiman mengusulkan anggaran sebesar Rp 344,54 miliar dan Kemenkopolhukam mengusulkan anggaran 282,76 miliar.

 

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Banggar DPR RI Kahar Muzakir itu, Anggota Banggar DPR RI Amir Uskara pun mempertanyakan beberapa usulan anggaran yang diajukan Kemenko mengalami penurunan, padahal jumlah program kerja dan rencana kebijakan di tahun mendatang cenderung bertambah dibanding tahun 2019.

 

“Program kerjanya lebih banyak, tapi anggaranya malah diturunkan. Dan kalau para Menko ini tidak meminta tambahan anggaran, maka ada yang aneh, apakah anggaran tahun kemarin itu dirasa terlalu besar?” tanya Amir saat rapat kerja Banggar DPR RI dengan Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman, Menko PMK dan Menkopolhukam, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

 

Amir juga mempertanyakan, dengan kondisi anggaran yang sedikit apakah mampu meningkatkan tugas koordinasi antar Menko atau dengan kementerian yang di bawahnya. “Apakah dengan pagu anggaran yang sedikit ini sudah mampu untuk meningkatkan fungsi koordinasi dan sinergi diantara para Menko?” tanyanya.

 

Mendengar pertanyaan tersebut, seluruh Menko menyatakan optimisme dapat membangun kinerja yang lebih baik di tahun mendatang. Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, meski ekonomi dalam negeri tengah diterpa ketidakpastian global, tapi ekonomi RI masih cukup baik. Sehingga pengajuan anggaran yang ada dirasa sudah cukup untuk membantu kementeriannya dalam menjalankan tugas-tugas koordinasi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi. (hs/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Banggar Setujui RUU RAPBN 2020
23-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI setelah melakukan pendalaman secara berkala, akhirnya menyetujui RUU RAPBN 2020 untuk selanjutnya dibawa dalam Rapat...
Harus Ada Altenatif Sumber Pendapatan Selain Menaikan Cukai Rokok
16-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Alex Indra Lukman menuturkan bahwa pemerintah sudah seharusnya mencari alternatif penambahan pendapatan lain, selain...
Banggar Setujui Postur Sementara TKDD 2020
12-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI akhirnya menyetujui postur sementara Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dalam RAPBN 2020 sebesar...
Banggar Setujui Pagu Anggaran Kemenko Kemaritim TA 2020
09-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Setelah melakukan pendalaman dengan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Badan Anggaran DPR RI akhirnya menyetujui pagu anggaran Kementerian Koordinator Bidang...