Legislator Sarankan Petani Sawit Pelajari Riset Tentang Kelapa Sawit

01-07-2019 / KOMISI XI

Anggota Komisi XI DPR RI Anarulita Muchtar Foto : Erman/mr

 

Anggota Komisi XI DPR RI Anarulita Muchtar menyampaikan kepada petani sawit agar memilih bibit sawit yang berkualitas serta membuka diri untuk belajar hasil penelitian tentang kelapa sawit. Hal tersebut tentunya dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas kelapa sawit yang berujung pada peningkatan perekonomian petani sawit itu sendiri.

 

Hal tersebut disampaikan Anarulita saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Spesifik (Kunspek) Komisi XI DPR RI dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Perwakilan Kemenkeu Jambi, Pemerintah Daerah Jambi, Perbankan serta Kelompok Asosiasi Petani Sawit di Jambi, Jumat, (28/6/2019).  

 

“Jadi jangan jangan asal tanam begitu saja jika kita benar-benar mengerti teknologi sawit itu sendiri seperti apa. Kita memang harus banyak mempelajari riset tentang kelapa sawit. Belajar, belajar dan belajar supaya kita mengerti yang kita tanam ini kualitasnya bagus atau tidak,” kata politisi dapil Bengkulu itu.

 

Selain itu, program peremajaan (replanting) perkebunan kelapa sawit yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan melalui BPDPKS menurut Anarulita merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kelapa sawit. Dari program tersebut, petani sawit yang tergabung ke dalam Koperasi Unit Desa (KUD) yang sudah terverifikasi, berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 25 juta per hektar.

 

Tentu saja pemerintah harus turun tangan langsung untuk menyosialisasikan program replanting perkebunan sawit ini ke petani, terutama yang berada di daerah. Seperti diketahui, di Kabupaten Tebo, Jambi, serapan program replanting sawit masih nol. Hal itu dikarenakan masih ada miskomunikasi antara BPDPKS dengan pemerintah daerah terkait verifikasi data KUD kelapa sawit.

 

“Tetapi permasalahannya seperti kita dengar tadi, banyak kendala di lapangan, terutama petani-petani yang mungkin tingkat pengetahuan dan pendidikannya banyak yang rendah.  Pemerintah harus gencar sosialisasi dan memberikan arahan kepada petani sehingga program replanting dan program lainnya dapat diterima dengan baik oleh petani,” pungkas Anarulita. (es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pemerintah Diminta Serius Tangani Peningkatan Jumlah Pengangguran
14-11-2019 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam meminta pemerintah serius tangani peningkatan angka pengangguran. Menurutnya, saat ini tekanan terhadap...
Komisi XI Pertanyakan Strategi BI Hadapi Krisis Ekonomi
12-11-2019 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Ramson Siagian mempertanyakan strategi Bank Indonesia (BI) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Di tengah...
Pertumbuhan Ekonomi Masih Ditopang Komsumsi RT
08-11-2019 / KOMISI XI
Angka pertumbuhan ekonomi Indonesia ternyata masih ditopang konsumsi rumah tangga (RT). Tanpa konsumsi RT, angka pertumbuhan bisa merosot tajam. Dengan...
Pemerintah Harus Usut Tuntas Desa Fiktif Penerima Dana Desa
07-11-2019 / KOMISI XI
Keberadaan desa fiktif, atau desa yang tidak berpenghuni namun menerima Dana Desa mengemuka dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI...