Pengembangan KKJSM Diminta Tak Hilangkan Identitas Budaya Madura

12-07-2019 / KOMISI V

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan BPWS di Surabaya, Jawa Timur. Foto : Ria/mr

 

Anggota Komisi V DPR RI Hengky Kurniawan mengungkapkan, percepatan proses pengembangan di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) harus dirasakan masyarakat Jawa Timur, khususnya Madura, tanpa menghilangkan identitas budaya masyarakat Madura. Identitas Madura harus dikedepankan dalam pembangunan KKJSM.

 

“Di Madura kan ada batik, kuliner seperti bebek olahan yang terkenal, salak madura, garam dan masih banyak lagi. Nah ini tugas Badan Pengambangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) untuk menarik investasi dan orang Surabaya berbelanja ke sini,” ungkap Hengky di sela-sela rapat Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan BPWS di Surabaya, Jatim, Kamis (11/7/2019).

 

BPWS dibentuk pada 2008 sebagai upaya melakukan berbagai stimulasi dan fasilitas guna meningkakatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, dalam pengembangan di KKJSM harus konsisten sesuai perencanaan. Sehingga pengembangan bisa dirasakan masyarakat tanpa menghilangkan identitas budaya Madura. 

 

“Pengembangan harus konsisten di Kaki Suramadu dan tidak melebar, yang akhirnya tidak realistis perencanaannya. Dalam pembangunan itu ada fasenya dari pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) ciptakan lapangan pekerja untuk masyarakat melalui budayanya, bukan malah buat mal, yang saat ini banyak mal tutup,” kritiknya. 

 

Terakhir, legislator F-PDI Perjuangan itu mengaku mendukung eksistensi BPWS sejak awal pembentukannya. Namun ia berharap BPWS bisa memaksimalkan privilege Pemerintah Pusat bagi Madura, yang tidak didapat di daerah lain. “Terpenting bagaimana memanfaatkan previlage yang ada. Kami tidak muluk-muluk, hanya bagaimana manfaat itu bisa segera dirasakan masyarakat," pungkasnya. (rnm/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BWS Kalimantan III Disarankan Bangun Kolam Retensi untuk Atasi Banjir
25-01-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Irwan menyarankan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III agar membangun kolam retensi untuk menggantikan...
Kaji Ulang Tata Ruang Pengendalian Banjir Samarinda
25-01-2020 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie menegaskan agar Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengkaji ulang tentang tata...
Komisi V Terima Keluhan Minimnya Air Bersih di Sekitar Bendungan Ciawi
24-01-2020 / KOMISI V
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI mendapati keluhan terkait minimnya air bersihdari masyarakat sekitar pembangunan proyek Bendungan Ciawi,...
Syahrul Aidi Dukung Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Riau
24-01-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur strategis di Provinsi Riau. Menurutnya, sudah sepantasnya Riau...