BURT DPR Rekomendasi Deteksi Dini Kanker di RS Siloam Semanggi

15-07-2019 / B.U.R.T.

Novita Wijayanti saat memimpin Tim Kunjungan Kerja BURT DPR RI meninjau fasilitas dan pelayanan RS Siloam MRCCC Semanggi kepada peserta Jamkestama, di Semanggi, Jakarta, foto : agung/hr

 

 

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti mengatakan, risiko penyakit kanker di Indonesia cukup tinggi, dengan angka 136,2 kasus per seratus ribu penduduk. Hal ini membuat Indonesia berada di urutan delapan di Asia Tenggara dan urutan 23 di Asia. Tingginya angka risiko penyakit kanker di Tanah Air, mendorong Novita kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendeteksi dini kanker.

 

Rumah Sakit (RS) Siloam MRCCC Semanggi, sebagai salah satu RS yang memiliki layanan deteksi dini penyakit kanker, direkomendasikan BURT DPR RI sebagai salah satu rumah sakit untuk memeriksakan dan mendeteksi penyakit kanker, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama), dalam hal ini Anggota DPR RI beserta keluarganya, serta seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.

 

“Kanker adalah salah satu penyakit yang sangat mengerikan dan merupakan rating tertinggi di Indonesia pengidapnya. Penting sekali alat-alat (deteksi kanker) seperti ini di Indonesia. Salah satu yang penting adalah bagaimana cara mengobatinya, tidak hanya mendeteksi penyakit tersebut,” kata Novita saat memimpin Tim Kunjungan Kerja BURT DPR RI meninjau fasilitas dan pelayanan RS Siloam MRCCC Semanggi kepada peserta Jamkestama, di Semanggi, Jakarta, Senin (15/7/2019).

 

Sementara itu, Ketua BURT DPR RI Anthon Sihombing menyatakan, dengan akan dilantiknya 575 Anggota DPR RI periode 2019-2024, PT. Jasindo sebagai provider Jamkestama, diminta meningkatkan kinerjanya dengan bekerjasama dengan RS. Siloam Semanggi dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi Anggota DPR RI dan keluarganya. “Penjelasan dari RS Siloam sangat konkrit dan bagus. Kami sangat berterima kasih. Kepada PT. Jasindo agar meningkatkan kinerjanya dengan RS Siloam Semanggi,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur MRCCC Siloam Hospital, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed menjelaskan, RS Siloam Semanggi merupakan rumah sakit kanker swasta pertama yang terbesar dan terlengkap di Indonesia, bahkan Asia. RS ini dari awal berdirinya sudah mendedikasikan pelayanannya untuk penanganan penyakit kanker, dengan teknologi radioterapi, deteksi dini Positron Emission Tomography (PET) CT dan LINAC, hingga metode terapi kanker secara holistik.

 

“Kini pasien kanker dapat memanfaatkan metode pemeriksaan PET-CT, yang terbukti mampu membantu diagnosis awal beberapa jenis kanker, penentuan stadium, deteksi dini kekambuhan kanker dan monitoring dini respon terapi. Dokter juga dapat menentukan tingkat keganasan kanker pada pasien, menentukan penyebaran dan tingkatan stadium secara lebih efektif dan akurat,” jelas Adityawati.

 

Selain itu, dokter lebih cepat merekomendasikan perencanaan terapi kepada pasien sesuai kebutuhannya, menilai kekambuhan yang dapat diketahui sejak awal, membantu membedakan manakan tumor ganas dan tumor jinak, serta menentukan lokasi biopsi dan radiasi secara tepat dan akurat. Kabar baiknya, RS Siloam Semanggi juga menerima pasien pemegang kartu BPJS Kesehatan. (as/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BKSAP Tutup Masa Bakti, Diplomasi Parlemen Berjalan Maksimal
30-09-2019 / B.U.R.T.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI periode 2014-2019 menutup masa baktinya. Wakil Ketua BKSAP DPR RI Dave Akbarshah...
BURT Pantau Kesiapan RS Horas Insani Jalankan Layanan Jamkestama
30-09-2019 / B.U.R.T.
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau Rumah Sakit (RS) Horas Insani sebagai salah satu provider PT. Asuransi Jasa...
Fasilitas RS Yasmin Banyuwangi Cukup Memadai
20-09-2019 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti menilai program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama) yang diselenggarakan oleh...
Pelayanan Jamkestama RS Yasmin Banyuwangi Penuhi Persyaratan
20-09-2019 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Nurhayati Monoarfa mendapatkan bahwa Rumah Sakit (RS) Yasmin Banyuwangi masih terakreditasi...