Kemenkop UKM dan Kemendag Harus Lebih Perhatikan UMKM Furnitur

18-07-2019 / KOMISI VI

Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Wachid mengimbau Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memberikan perhatian lebih terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) utamanya usaha milik masyarakat kecil yang memiliki potensi sebagai produk unggulan di berbagai daerah. Abdul mengungkapkan, salah satu UMKM yang berpotensi besar untuk dikembangkan secara lebih mendalam adalah produk furnitur.

 

“UMKM harus dilindungi dengan cara pengawasan yang menguntungkan usaha kecil. Furnitur adalah salah satu UMKM yang berpotensi besar. Seperti di Jepara, mereka perlu mendapatkan perhatian pada sektor perizinan kayu. Kami meminta agar regulasi tentang perizinan disederhanakan, sehingga mereka mudah mendapatkan kayu. Jangan lagi ada regulasi yang berbelit-belit,” ujar Abdul usai mengikuti Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan, Sekretaris Kementerian  Koperasi dan UKM dan Ketua KPPU, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

 

Lebih lanjut, legislator daerah pemilihan Jawa Tengah II ini mendorong, baik Kemenkop dan UKM maupun Kemendag untuk membuka jalan pasar furnitur menembus pasar internasional. Abdul meminta Kemenkop-UKM dan Kemendag untuk bekerjasama membuka pameran furnitur UMKM unggulan milik berbagai daerah.

 

“Furnitur merupakan UMKM yang memiliki potensi mendunia. Dalam beberapa kunjungan terakhir ke berbagai negara seperti di Amerika Serikat dan Rusia, saya melihat produk UMKM unggulan Indonesia terutama sektor furnitur belum masuk sampai ke sana. Ini diperlukan adanya pameran yang nantinya bisa membawa produk furnitur unggulan UMKM dalam negeri sampai ke mancanegara. Sehingga, bisa meningkatkan pendapatan UMKM di daerah,” pungkas politisi Fraksi Partai Gerindra ini. (pun/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna
13-09-2019 / KOMISI VI
Komisi VI DPR RI bersama Pemerintah menyepakati pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian untuk dilanjutkan pembahasannya ke tingkat II atau Rapat...
Komisi VI Nilai Anggaran Kemendag dan Kemenkop Terlalu Kecil
12-09-2019 / KOMISI VI
Komisi VI DPR RI menyetujui Pagu Alokasi Anggaran Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI sebesar Rp 3,57 triliun, dan Kementerian Koperasi dan...
Perizinan Sulit Dinilai Penyebab Investor tak Tertarik ke Indonesia
11-09-2019 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Wachid menilai perizinan yang sulit dan memberatkan menjadi penyebab banyaknya investor asing beralih memilih...
Revisi UU Desain Industri Harus Lindungi UMKM
11-09-2019 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana menilai revisi atau penggantian undang-udang (UU) Nomor 31 Tahun 2000 tentang...