RUU Kewirnas Bertujuan Hapuskan Kesenjangan Sosial

18-07-2019 / PANITIA KHUSUS

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional (Kewirnas) DPR RI  Indah Kurnia Foto : Eko/mr

 

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan Nasional (Kewirnas) DPR RI  Indah Kurnia menyampaikan, RUU Kewirnas memiliki spirit mengentaskan masyarakat dari jeratan kemiskinan, memperkecil kesenjangan sosial.

 

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara diskusi dan meyerap aspirasi saat Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Pansus RUU Kewirnas di hadapan para pamangku kepentingan di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (15/7/2019).

 

"Tentunya nanti wirausahawan baru sangat erat hubungannya dengan penyerapan tenaga kerja, menurunkan tingkat pengangguran, menurunkan angka kemiskinan, menekan kriminalitas, dan memperkecil mempersempit kesenjangan sosial di antara masyarakat," papar Indah. 

 

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini, menjabarkan RUU Kewirausahaan nasional membutuhkan dukungan banyak pihak, semua pemangku kepentingan diharapkan berkolaborasi dan bersinergi. Karena RUU ini bermaksud untuk menciptakan dan mendukung wirausahawan baru. 

 

"Maka saya pikir kalau Kewirausahaan Nasional bisa kita gol kan, kita dukung secara bersama-sama dengan stakeholder, kita berkomitmen untuk bersinergi, berkolaborasi, dan kemudian berkoordinasi dengan efektif, maka itu menjadi jawaban bagi anak-anak bangsa kita untuk lebih fokus bagaimana menciptakan wirausahawan-wirausahawan baru," jelas Indah.

 

Menurut Anggota Komisi XI DPR RI ini, Bali merupakan destinasi khusus, dimana indeks kewirausahan nasional di Bali cukup tinggi dan peluangnya cukup besar. Maka RUU ini harus didukung dan diperjuangkan bersama.

 

"Mengingat RUU Kewirnas adalah RUU yang sangat dinanti, dan kalau ini sudah gol, maka ini jawaban bagi kondisi negeri kita yang saat ini tentu tidak terlepas dari masalah global. Tentang kondisi ekonomi global yang tidak bisa diprediksi ini," pungkas Indah. (eko/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan Ada Persoalan Geostrategi pada Pemindahan Ibu Kota Negara
27-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Anggota Panitia Khusus Pemindahan Ibu Kota Negara (Pansus IKN) DPR RI M Sarmuji menegaskan, pada rencana pemindahan ibu kota jangan...
Pemindahan Ibu Kota Harus Pertimbangkan Aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya
26-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia bukan hanya memindahkan fisik seperti bangunan dan kantor. Namun lebih dari itu juga memindahkan seluruh...
Pansus IKN Bagi Tiga Topik Besar Kajian Pemindahan Ibu Kota
25-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Ketua Panitia Khusus Pemindahan Ibu Kota Negara (Pansus IKN) DPR RI Zainudin Amali menjelaskan bahwa keberadaan Pansus IKN ini yang...
Pemindahan Ibu Kota Jangan Bebani Negara
25-09-2019 / PANITIA KHUSUS
Anggota Panitia Khusus Pemindahan Ibu Kota Negara (Pansus IKN) DPR RI Mardani Ali Sera mengingatkan, pemindahan ibu kota negara jangan...