Penyaluran CSR BPJS Ketenagakerjaan Harus Bermanfaat

18-07-2019 / KOMISI IX

Anggota Tim Kunjungan Spesifik Panitia Kerja (Panja) Investasi Badan Penyelenggara Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Komisi IX DPR RI Julianus Pote Leba Foto : Ria/mr

 

Anggota Tim Kunjungan Spesifik Panitia Kerja (Panja) Investasi Badan Penyelenggara Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Komisi IX DPR RI Julianus Pote Leba meminta perbaikan kinerja dari segi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR), karena ada beberapa yang tidak tepat sasaran. 

 

"Ada beberapa program CSR yang menurut saya tidak tepat sasaran seperti pembangunan taman, gazebo dan tracking untuk jogging. Padahal, seharusnya CSR itu tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh peserta, ini harus diperhatikan kembali," jelasnya disela sela pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Utara (Sumut), di Medan, Rabu (17/9/2019). 

 

Selain perbaikan program CSR, ia berharap sosialisasi  tentang BPJS Ketenagakerjaan di Sumatera Utara diperluas dan dimasifkan kepada pekerja yang memiliki resiko tinggi, termasuk pekerja rentan. "Berdasarkan data, di Sumatera Utara yang terdaftar sebagai peserta baru 30 persen. Saya harap ada perluasan dan sosilaisasi yang masif agar mereka sadar dan mendapat informasi manfaat jaminan sosial," harap politisi dapil Nusa Tenggara Timur II itu.

 

Tim Kunspek Panja Investasi BPJS Ketenagakerjaan menerima penjelasan bahwa dana CSR Pemerintah Provinsi Sumatera Utara  melalui Bank Sumut, telah menyalurkan sebanyak Rp 1,56 miliar untuk membantu 31.465 orang pekerja untuk perlindungan selama 3 bulan dalam 2 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan total premi sebesar Rp 16.800 per orang per bulan.

 

Program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dari dana CSR Bank Sumut ini sudah dilakukan sejak tahun 2015.  Pekerja tersebut diantaranya merupakan tenaga kerja dari kalangan guru honorer, tenaga penyuluh pertanian, penyuluh PKH, pedagang, pekerja rumahan, ‘abang’ becak dan pelaku usaha mikro. Selain itu, melalui CSR juga dibentuk Pasar Sadar Jaminan Sosial di Marelan, Medan. (rnm/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Tenaga Pengawas K3 Yogyakarta Perlu Ditambah
12-09-2019 / KOMISI IX
Kondisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Daerah Istimewa Yogyakarta masih banyak menghadapi kendala, baik dari sudut pandang pengusaha, pekerja,...
Komisi IX Luncurkan Buku Keberlangsungan Program JKN dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional
06-09-2019 / KOMISI IX
Komisi IX DPR RI meluncurkan buku putih berjudul “Keberlangsungan Program JKN dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional”. Buku ini berisi uraian...
Penolakan Kenaikan Iuran BPJS, Wujud Perlindungan pada Rakyat
04-09-2019 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea menegaskan, keputusan DPR RI untuk menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan khusus kelas 3...
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bebani Rakyat
03-09-2019 / KOMISI IX
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari menyampaikan, jangan sampai kenaikan iuran premi BPJS Kesehatan membebani rakyat. Ia menyarankan...