Setjen dan BK Harus Adaptif Hadapi Dinamika Perubahan

29-07-2019 / B.U.R.T.

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso Foto : Puntho/mr

 

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso menjelaskan, Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI selaku supporting system Dewan, harus selalu proaktif dan adaptif dengan cepat melihat serta mengantisipasi dinamika perubahan untuk menyajikan yang terbaik terhadap Pimpinan dan Anggota Dewan.

 

Demikian pesan Agung kepada seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) Setjen dan BK DPR RI yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Setjen dan BK DPR RI dan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) di Wisma DPR RI, Kopo, Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/7/2019).

 

“Jadi, karena begitu cepat sekali dinamika perubahannya di DPR ini tentunya Setjen dan BK sebagai supporting system daripada Pimpinan dan Anggota Dewan juga harus fleksibel. Hal yang paling utama, jika ada berbagai perubahan maka teman-teman kesekjenan harus langsung bisa dengan cepat menyesuaikan diri, itu yang penting,” ujar Agung.

 

Selain itu, sambung legislator Fraksi Partai Demokrat ini, setiap PNS yang mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II ini diharapkan menjadi pemimpin yang semakin memiliki cara pandang lebih luas cakrawalanya di dalam memberikan support kepada DPR RI sebagai lembaga.

 

“Saya harapkan, beliau-beliau yang dididik oleh Diklat Kepemimpinan ini ke depannya menjadi lebih luas cara pandangnya di dalam memberikan support kepada DPR RI sebagai lembaga,” tandasnya usai acara sembari mengatakan seorang pemimpin haruslah memiliki sifat dasar Sidiq, Amanah, Tabliq dan Fathonah.

 

Agung menegaskan, sifat-sifat dasar tersebut harus dipegang teguh oleh setiap PNS yang turut serta dalam Diklat Kepemimpinan ini. Namun tidak hanya itu, ia juga menambahkan, setiap peserta juga harus memiliki sifat disiplin serta kemauan yang kuat untuk terus mengembangkan dirinya dalam menghadapi tuntutan zaman sebagai seorang pemimpin.

 

“Saya berpesan, setiap peserta dalam Diklat ini harus memiliki sifat dasar Sidiq, Amanah, Tabliq dan Fathonah. Itulah sifat dasar seorang pemimpin. Saya juga menambahkan tidak kalah pentingnya adalah kedisiplinan serta kemauan untuk terus meng-upgrade dirinya. Sehingga, ke depannya lebih mudah untuk mengikuti dinamika perubahan yang begitu cepat di DPR RI,” pungkas legislator dapil Jawa Barat itu. (pun/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BKSAP Tutup Masa Bakti, Diplomasi Parlemen Berjalan Maksimal
30-09-2019 / B.U.R.T.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI periode 2014-2019 menutup masa baktinya. Wakil Ketua BKSAP DPR RI Dave Akbarshah...
BURT Pantau Kesiapan RS Horas Insani Jalankan Layanan Jamkestama
30-09-2019 / B.U.R.T.
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau Rumah Sakit (RS) Horas Insani sebagai salah satu provider PT. Asuransi Jasa...
Fasilitas RS Yasmin Banyuwangi Cukup Memadai
20-09-2019 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti menilai program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama) yang diselenggarakan oleh...
Pelayanan Jamkestama RS Yasmin Banyuwangi Penuhi Persyaratan
20-09-2019 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Nurhayati Monoarfa mendapatkan bahwa Rumah Sakit (RS) Yasmin Banyuwangi masih terakreditasi...