Ekraf Sumut Harus Ditata

29-07-2019 / KOMISI X

Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra Foto : Riyan/mr

 

Provinsi Sumatera Utara dikaruniai alam yang indah menjadi lumbung destinasi pariwitasa baru di Indonesia, apalagi setelah Pemerintah menetapkan Danau Toba menjadi salah satu destinasi baru atau 10 Bali baru. Upaya menyulap “New Bali” tersebut harusnya sudah dipersiapkan dengan baik, termasuk menyiapkan ekonomi kreatif (ekraf) di sekitar tempat wisata itu. Masyarakat pun harus dipersiapkan utuk menghadapi kehadiran wisatawan.

 

“Akses langsung ke Danau Toba sudah dibuka, namun untuk mempromosikan sebuah destinasi harus diikuti oleh produk. Salah satu produknya yaitu bagaimana keramahan daerah dan hidupnya kuliner, kriya dan fesyen. Oleh karenanya, kami terus mendorong masyarakat sekitar harus dibekali kemampuan mengemas produk dengan baik,” tutur Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Medan, Sumut, Jumat (26/7/2019).

 

Menurut politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut, dengan masyarakat dibekali pelatihan-pelatihan untuk mengemas produk olahan dengan baik, diharapkan akan meningkatkan dan menarik wisatawan yang akan datang ke Danau Toba. Hal tersebut juga berdampak naiknya jumlah wisatawan dan devisa negara. Apalagi pemerintah juga menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019 ini.

 

“Setelah wisatawan meningkat dampaknya juga perekonomian warga sekitar tempat wisata membaik dan akan membuka lapangan kerja baru. Tinggal Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sering memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar untuk kriya, kuliner dan fesyen,” tutur legislator dapil Jambi ini.

 

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan (F-PDI Perjuangan) menilai produk kuliner di Sumut sudah sangat bagus dan menarik, tinggal yang diperhatikan dari higienitas makanan yang perlu dijaga. “Kuliner di Medan hanya ada dua yaitu enak dan enak sekali. Tentu dalam hal ini yang perlu diperhatikan untuk makanan tradisional kita ini adalah meningkatkan kualitasnya dari segi kebersihan,” tutur Sofyan.

 

Legislator dapil Sumut I tersebut menilai banyak Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Medan memiliki rasa yang enak, namun harus diperhatikan kebersihan tempat makanan serta kualitas makanannya. “Saya yakin ekonomi kreatif di Medan bisa maju, kita harus mencontoh penataan kawasan kuliner di Penang, Malaysia yang ditata dengan baik,” tutup Sofyan. (rh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi X Minta Menpora Ikuti Proses Hukum
19-09-2019 / KOMISI X
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka dengan dugaan menerima suap terkait...
Komisi X Kritisi Permohonan Penyesuaian Anggaran Kemenpora
17-09-2019 / KOMISI X
Komisi X DPR RI mengkritisi permohonan penyesuaian anggaran antar program dan fungsi sebesar Rp 20 miliar yang diajukan oleh Kementerian...
Pembahasan Revisi UU Dikdok Terkendala Pergantian Periode
16-09-2019 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat menyampaikan revisi Undang-Undang tentang Pendidikan Kedokteran (UU Dikdok) tidak bisa diselesaikan dalam waktu...
Pemajuan Kebudayaan Jadi Acuan Dasar Pembangunan Negara
16-09-2019 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menegaskan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan bisa menjadi acuan dasar pembangunan...