Komisi IV Dukung BBIPPH Sumbar Tingkatkan Kualitas

01-08-2019 / KOMISI IV

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono Foto : Agung/mr

 

Komisi IV DPR RI mendukung kinerja Balai Benih Induk Padi Palawija dan Hortikultura (BBIPPH) Provinsi Sumatera Barat dalam peningkatan kualitas dan kuantitas serta pemberian edukasi kepada pelajar dan masyarakat mengenai budi daya tanaman pangan. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono mengatakan upaya yang dilakukan balai benih ini harus dikembangkan, karena potensi Indonesia yang sangat luar biasa.

 

“Ini adalah peluang kita untuk bisa produksi yang begitu banyak jenis tanaman pangan untuk dapat diekspor sebagai upaya wujudkan kedaulatan pangan dan memiliki daya saing, sehingga dapat mengekspor pangan ke luar negeri,” katanya saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI meninjau BBIPPH Sumbar di Kota Padang, Sumbar, Selasa (30/7/2019).

 

Politisi Partai Golkar itu menyambut baik Kementerian Pertanian yang telah melakukan langkah-langkah tepat untuk menumbuhkan kegiatan pengembangan tanaman hortikultura mulai dari hulu sampai hilir. “Komisi IV mendorong kepada Pemerintah daerah untuk memanfaatkan tiap jengkal tanah untuk mengembangkan tanaman hortikultura,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI Hasanuddin menambahkan penyebab terhambatnya perdagangan ekspor produk hortikultura Indonesia  ke luar negeri karena terlalu banyak pestisida. “Kalau sayur mayur kita organik, dia (dikirim ke luar negeri) akan diterima. Tapi kalau pestisidanya lebih banyak daripada organiknya, mereka tidak akan terima. Jadi kuncinya kembali ke organik," ujar politisi PPP itu. 

 

Kepala UPTD BBIPPH Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar Elviana Anwar menjelaskan balai benih pertanian ini bertugas menyiapkan benih sumber yaitu benih dasar dan benih pokok yang selanjutnya akan diperbanyak oleh penangkar yang akan digunakan oleh petani. Sejak tahun 2015 dijadikan sebagai tempat wisata dan diresmikan oleh Gubernur Sumbar yang didukung oleh SKPD.

 

Dengan kunjungan Komisi IV DPR RI ini, Elviana mengungkapkan berbagai masalah dan tantangan mengenai keterbatasan SDM dan keterbatasan anggaran. “Mudah-mudahan BBI ini diperhatikan, bukan hanya di Sumatera Barat tetapi juga BBI lain  di seluruh Indonesia, karena di sinilah sumber benih dan sumber kehidupan. Kalau kita mendukung sumber benih Insya Allah kehidupan kita akan berjalan dengan baik serta mewujudkan kedaulatan pangan,” katanya. (as/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Bukan Impor, Pemerintah Harus Berdayakan Petani Garam
27-01-2020 / KOMISI IV
Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Slamet menyoroti rencana Pemerintah yang akan melakukan impor garam. Menurutnya, langkah tersebut...
Kaji Ulang Impor Bahan Baku Daur Ulang Plastik dan Kertas
24-01-2020 / KOMISI IV
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G. Budisatrio Djiwandono merasa terusik dengan temuan kontainer berisi sampah plastik di Pelabuhan Tanjung...
Mahasiswa Kritisi Persoalan Pangan, Diapresiasi Legislator
23-01-2020 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari mengapresiasi adanya kunjungan dari mahasiswa-mahasiwa Teknologi Pangan Universitas Juanda Bogor. Menurutnya, mahasiswa...
Komisi IV Temukan Kontainer Sampah Impor di Tanjung Priok
23-01-2020 / KOMISI IV
Komisi IV DPR RI bersama jajaran Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta PT....