Kinerja Ekonomi Kalteng Masih Lemah

01-08-2019 / KOMISI XI

Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah  Foto : Angga/mr

 

 

Anggota Komisi XI DPR RI Tutik Kusuma Wardhani menegaskan bahwa kinerja ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah masih sangat lemah sehingga perlu ditingkatkan. Hal ini disebabkan oleh tidak seimbangnya perolehan penyaluran antara kredit produktif dengan kredit konsumtif dan kredit sindikasi.

 

Hal ini ia sampaikan seusai mengikuti peninjauan kelayakan Kalteng sebagai calon ibu kota, bersama Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI di Palangkaraya, Kalteng, Senin (29/7/2019). Belum lagi perusahaan financial technology yang mulai merambah ke daerah sangat mungkin memanfaatkan situasi seperti ini.

 

“Saya lihat dan perhatikan kinerja ekonomi di Kalteng masih lemah. Belum lagi nanti kemajuan fintech berkembang di sini. Jadi biasanya daerah-daerah yang lemah mengenai literasi dan inklusi keuangannya, dia akan mudah sekali nanti dimasuki oleh investasi ilegal,” tutur politisi Partai Demokrat tersebut.

 

Dalam kondisi yang lemah seperti ini, Tutik berharap sinergi dan kerja sama kerja antara Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dapat ditingkatkan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai literasi dan inklusi keuangan. Ia juga meminta agar laju perekonomian di Kalteng tersebut jangan sampai tertahan.

 

“Jangan sampai masyarakat itu terjerat oleh rentenir. Jadi itu pesan saya agar memang betul-betul dipahami nanti dan berusaha lebih meningkatkan sinergi kebijakan kerja ini. Sehingga juga laju perekonomian jangan sampai tertahan. Saya dengar juga ada masalah perekonomian pertanian, perdagangan juga industri pengolahan agak menurun di triwulan ini,” tukas legislator dapil Bali tersebut. (er/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
PSN 2020 Harus Bantu Pulihkan Perekonomian Nasional Pasca Covid-19
05-06-2020 / KOMISI XI
Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk Pemulihan Ekonomi Nasional Dampak COVID-19 pada...
Pemerintah Perlu Pastikan Protokol ‘New Normal’ Tersinergi Antara Kesehatan dan Ekonomi
05-06-2020 / KOMISI XI
Pemerintah tengah merencanakan pelonggaran PSBB dengan ketentuan new normal atau normal baru. Langkah persiapan ini dilakukan agar masyarakat dapat beradaptasi...
Program Pemulihan Ekonomi Nasional Lebih Tepat Disebut sebagai Stimulus Fiskal
04-06-2020 / KOMISI XI
Pemerintah kembali merevisi total biaya penanganan Covid-19 kedalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dengan pertambahan anggaran dari Rp 405,1 triliun...
Bongkar Pasang APBN-P 2020, Bukti Data dan Asumsi Tidak Kredibel
03-06-2020 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir menilai bongkar pasang postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun...