Renovasi Bandara Pattimura Didorong Selesai Tepat Waktu

01-08-2019 / KOMISI VI

Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Ambon, Maluku Foto : Azka/mr

 

Anggota Komisi VI DPR RI Wahyu Sanjaya mendorong agar pembangunan renovasi Bandara Internasional Pattimura di Ambon bisa selesai dengan tepat waktu. Ditargetkan renovasi ini akan selesai pada Desember 2019. Dari hasil pantauan, masih ada beberapa kendala yang dihadapi dalam renovasi bandara ini, diantaranya ada keterbatasan biaya, sehingga PT. Angkasa Pura I dipaksa untuk melakukan efisiensi dalam pembiayaan.

 

“Akibat dari naiknya harga tiket, sehingga jumlah frekuensi penerbangan berkurang. Dan jika merenovasi bandara lama terus disesuaikan dengan standar bandara baru memang agak sulit dibandingkan dengan harus membangun baru. Harus memiliki perhitungan yang tepat,” ungkapnya usai meninjau Bandara Internasional Pattimura bersama Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Ambon, Maluku, Selasa (30/7/2019).

 

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, Angkasa Pura I menyesalkan naiknya harga tiket pesawat berdampak terhadap jumlah frekuensi penerbangan. “Jadi kalau kita lihat, pengurangan penerbangan frekuensinya hampir sekitar 20 persen. Kalau kemarin 100 penerbangan, sekarang tinggal 80 penerbangan. Dan penumpang pun dihadapkan pada pilihan harga tiket tinggi," kata politisi dapil Sumatera Selatan II.

 

Wahyu berharap bandara ini bisa menarik wisatawan dan membuat citra Indonesia di mata international jadi lebih baik, sehingga kunjungan wisatawan ke Maluku turut meningkat. “Bandara juga bisa menjadi gerbang Indonesia. Kalau jati diri bandara kelihatan lebih baik dan lebih ramah, akhirnya kunjungan meningkat. Mudah-mudahan dengan diperbaikinya bandara ini, juga ada perbaikan harga tiket. Jangan sampai bandaranya bagus, tetapi penerbangannya sedikit,” pesan Wahyu. (azk/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna
13-09-2019 / KOMISI VI
Komisi VI DPR RI bersama Pemerintah menyepakati pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian untuk dilanjutkan pembahasannya ke tingkat II atau Rapat...
Komisi VI Nilai Anggaran Kemendag dan Kemenkop Terlalu Kecil
12-09-2019 / KOMISI VI
Komisi VI DPR RI menyetujui Pagu Alokasi Anggaran Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI sebesar Rp 3,57 triliun, dan Kementerian Koperasi dan...
Perizinan Sulit Dinilai Penyebab Investor tak Tertarik ke Indonesia
11-09-2019 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Wachid menilai perizinan yang sulit dan memberatkan menjadi penyebab banyaknya investor asing beralih memilih...
Revisi UU Desain Industri Harus Lindungi UMKM
11-09-2019 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana menilai revisi atau penggantian undang-udang (UU) Nomor 31 Tahun 2000 tentang...