PLN Harus Dievaluasi

05-08-2019 / KOMISI VI

Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan. Foto: Runi/rni

 

Menyusul pemadaman listrik di sejumlah daerah pada Minggu (4/8/2019) lalu, bahkan hingga Senin (5/8/2019) ini, PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai otoritas yang menyediakan energi listrik bagi masyarakat, didesak untuk segera dievaluasi. Bahkan, proyek-proyek energi listrik mesti dicek ulang, agar PLN betul-betul mampu memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat.

 

Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan menyampaikan hal ini saat dihubungi Parlementaria lewat pesan singkat, Senin (5/8/2019). Pemadaman yang terjadi sudah menyulitkan aktivitas masyarakat, bahkan merugikan pelaku usaha. “Selanjutnya negara harus memastikan proses operasional sistem energi seluruh proyek nasional siap secara khusus menghadapi padamnya energi listrik,” ujar Nasim.

 

Komisi VI DPR RI sendiri sudah memanggil Dirut PT. PLN dan meminta komitmennya dalam pemenuhan energi listrik ke depan. Menurut politisi PKB tersebut, perlu penempatan SDM-SDM berkualitas dan kredibel di PLN agar mampu menjalankan misi dan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. PLN harus menjauhkan diri dari kepentingan politis dan faktor kedekatan dengan penguasa dalam menjalankan tugasnya.

 

Harusnya, lanjut Nasim, perlu ada kompensasi bagi masyarakat dan pelaku usaha akibat pemadaman listrik tersebut. Ia mencontohkan, di Australia dan beberapa negara lainnya, bila ada pemadaman listrik, ada kompensasi gratis. Bahkan, seorang menteri di Korea Selatan mundur karena listrik padam. “Lalu, bagaimana solusi di negara kita. Pelayanan adalah hak warga negara kita yang wajib diutamakan dari segala hal,” tandasnya.

 

Momentum tragedi pemadaman listrik ini, kilah legislator dapil Jawa Timur III yang meliputi Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi itu, sekaligus jadi pembenahan sejumlah BUMN. Sesuai regulasinya, BUMN harus mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan bangsa daripada sekadar mengejar keuntungan. (mh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Ingatkan Potensi Tantangan BKPM
28-02-2020 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengingatkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bahwa ke depannya akan ada potensi...
Akomodir Pelaku Usaha, Kemendag Didorong Kembangkan Aplikasi Dagang
27-02-2020 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Sonny T. Danaparamita mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mengembangkan aplikasi dagang yang dapat mengakomodir pelaku...
Mendag Diminta Prioritaskan BUMN Impor Gula
27-02-2020 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Zuristyo Firmadata mendesak Menteri Perdagangan untuk memberikan prioritas impor gula kepada BUMN sektor gula. Sebab...
Menanti Antisipasi Bank BUMN Hadapi Perkembangan Transformasi Digital
25-02-2020 / KOMISI VI
Transformasi teknologi digital yang ditandai penggunaan mesin dan internet tentunya menyebabkan perubahan yang cepat dan signifikan terhadap sektor industri perbankan...