Banggar Dalami RAPBN 2020

28-08-2019 / BADAN ANGGARAN

Rapat Kerja Banggar DPR RI dan Pemerintah dipimpin Ketua Banggar DPR RI Kahar Muzakir Foto : Kresno/mr

 

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mulai melakukan pendalaman dan penelahaan terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2020 beserta Nota Keuangannya yang sebelumnya dibacakan Presiden Joko Widodo pada 16 Agustus lalu. Rapat Kerja Banggar DPR RI dan Pemerintah dipimpin Ketua Banggar DPR RI Kahar Muzakir.

 

Turut hadir mewakili Pemerintah, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti. Raker ini dimulai dengan pengesahan rencana jadwal pembahasan antara Panja Pemerintah dengan DPR RI untuk pendalaman RAPBN 2020 ini.

 

“Pertama kita mengesahkan rancangan jadwal acara RAPBN 2020 sebagaimana kita lihat, dan rancangan itu bersifat fleksibel sesuai perkembangan pembahasan. Hasil ini sudah dibahas di rapat internal Banggar,” ujar Kahar di Ruang Rapat Banggar, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2019). Usulan ini pun dijawab setuju oleh perwakilan Pemerintah.

 

Setelah pengesahan rancangan jadwal acara, rapat dilanjutkan dengan pembahasan pokok-pokok RAPBN 2020, Anggota Banggar DPR RI lebih banyak mendengar penjelasan dari Menkeu Sri Mulyani. “Setelah pengesahan rancangan jadwal acara, maka acara selanjutnya mendengarkan pemaparan Pemerintah terkait pokok-pokok RAPBN 2020,” sambung Kahar.

 

Pendalaman RAPBN 2020 ini dimulai dengan isu pemindahan ibu kota negara. Dalam rapat ini Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan bahwa hal itu akan dimasukkan dalam postur anggaran di RAPBN 2020. Namun belum dimasukkan secara keseluruhan yang membutuhkan biaya Rp 466 triliun.

 

Bambang menyampaikan struktur pembiayaan pemindahan ibu kota berasal dari APBN sebanyak 20 persen. Ia menjelaskan, Pemerintah menargetkan sejumlah infrastruktur dasar sudah mulai dibangun di ibu kota baru pada tahun depan. “Ya baru tahap awal, kan targetnya memang tahun depan. Infrastruktur dasar mulai tahun depan,” ucap Bambang.

 

Pembahasan awal ini mengawali agenda rapat Banggar DPR RI dengan Pemerintah dalam beberapa waktu ke depan. Diharapkan dalam pembahasan ini terjalin sinergi yang baik antara Banggar dengan wakil pemeritah yang ditunjuk dalam pembahasan RAPBN ini. (hs/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Banggar Setujui Postur Sementara TKDD 2020
12-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI akhirnya menyetujui postur sementara Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dalam RAPBN 2020 sebesar...
Banggar Setujui Pagu Anggaran Kemenko Kemaritim TA 2020
09-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Setelah melakukan pendalaman dengan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Badan Anggaran DPR RI akhirnya menyetujui pagu anggaran Kementerian Koordinator Bidang...
Subsidi Elpiji 3 KG Harus Tepat Sasaran
04-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan, penyaluran subsidi elpiji 3 kilogram (KG) harus tepat sasaran. Pasalnya,...
Angka Pengangguran Harus Jadi Perhatian
02-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Bambang Haryo Sukartono mengungkapkan, pemerintah harus lebih memperhatikan penurunan angka pengangguran di tahun 2020....