Perjuangkan Keberimbangan Anggaran Untuk Daerah

09-10-2019 / LAIN-LAIN

Anggota F-PKS DPR RI Syahrul Aidi Maazat. Foto: Runi/rni

 

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Syahrul Aidi Maazat bertekad akan memperjuangkan keberimbangan anggaran bagi daerah, seperti halnya yang diterima Provinsi Riau, dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan daerah tersebut.

 

“Banyak hal yang ingin saya perjuangkan untuk rakyat dan daerah yang saya wakili. Tentu semua itu disesuaikan dengan platform partai saya. Yang paling utama saya akan memperjuangkan dan menyangkut hajat hidup masyarakat di daerah pemilihan saya yaitu adanya perimbangan keuangan atau anggaran dari pusat ke Provinsi Riau dengan PAD yang kami hasilkan di Riau,” ujar Syahrul kepada Parlementaria di Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

Politisi yang berasal dari dapil Riau II ini menilai apa yang didapat Provinsi Riau saat ini dari Pemerintah Pusat, tidak sebanding apa yang dihasilkan Riau melalui PAD nya. Menurut Syahrul, Riau merupakan daerah penghasil gas dan minyak bumi terbesar di Indonesia. Belum lagi hasil perkebunan seperti karet dan kelapa sawit yang minyaknya ikut diekspor.

 

Sementara hasil yang diterima Riau dari pemerintah pusat sangat sedikit. Sebut saja infrastruktur yang masih belum memadai, jalan-jalan rusak, bangunan sekolah kondisinya yang cukup menyedihkan. Bahkan, tidak sedikit pula desa yang hingga saat ini belum teraliri atau belum tersentuh listrik. Kondisi tersebut tentu sangat memprihatinkan dan bertolak belakang dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang sudah sangat canggih.  

 

“Riau itu penghasil gas bumi dan minyak bumi terbesar. Riau juga penghasil dan pengeskpor minyak sawit (CPO) yang semua itu ijin, pajak ekspor dan sebagianya diambil oleh pemerintah pusat. Sementara Pemprov Riau hanya mendapatkan Pajak Bumi dan Bangunan saja. Namun dana atau anggaran yang diterima Riau dari pusat tidak sebanding dengan apa yang dihasilkan,” tekannya.

 

Sampai hari ini, lanjutnya, bisa dikatakan pembangunan di Riau masih sangat minim. “Oleh karena itulah ke depan saya akan memperjuangkan keberimbangan anggaran dari pusat dengan PAD yang dihasilkan Riau. Semua itu demi kesejahteraan rakyat Riau dan pembangunan yang ada di Riau,” paparnya sambil berharap dukungan serupa dari para koleganya di DPR RI. (ayu/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pengamanan Pejabat Negara Harus Dievaluasi
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Periode 2019-2024 M. Nasir Djamil mendorong evaluasi standar pengamanan terhadap pejabat negara. Hal ini diungkapkannya seusai kejadian...
Penghapusan Asas 'Cabotage' Dinilai Janggal
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Periode 2019-2024 Sigit Sosiantomo mengkritik usulan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Ia menilai...
Pembahasan RUU ‘Carry Over’ Harus Dituntaskan
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Muhammad Farhan menganggap Rancangan Undang-Undang (RUU) yang di-carry over atau belum tuntas pembahasannya oleh Anggota DPR RI...
Penyelesaian Karhutla Masih Belum Rampung
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Munculnya titik kebakaran hutan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan dan Pulau Jawa masih terjadi hingga satu pekan terakhir....