Legislator Minta Presiden Terpilih Datang ke Wamena

09-10-2019 / LAIN-LAIN

Anggota DPR RI dapil Sumatera Barat II Nevi Zuairina meminta Presiden Terpilih yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI, agar segera turun langsung ke Wamena, Papua, sebelum dilantik sebagai presiden 5 tahun yang akan datang. Menurutnya, Presiden mesti berdialog guna mengetahui apa yang menjadi keinginan warga demi meredam kerusuhan dan menyelamatkan warga pendatang dari ketakutan dan ancaman.

 

"Kita meminta Presiden (terpilih) hadir langsung di Wamena menemui warga sebelum pelantikan tanggal 20 Oktober yang akan datang. Yakinkan warga di Wamena bahwa pemerintah turut andil dalam menyelesaikan masalah besar ini, kemudian menjamin keselamatan, menghentikan segala ketakutan dan ancaman,” ucap Nevi dalam berita rilisnya kepada Parlementaria, baru-baru ini.

 

Datangnya Presiden terpilih ke Wamena, lanjut Nevi, sebagai perwujudan bahwa presiden mendengar aspirasi secara langsung dari warga untuk menyelesaikan segala permasalahan. Pemerintah hadir untuk memunculkan kedamaian dan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.

 

Nevi mengatakan, banyak warga pendatang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua, namun sebab kerusuhan itu masih banyak yang simpang siur, sehingga warga disana banyak mengalami trauma karena ketakutan. "Banyak warga dari luar daerah yang merasa sudah bersaudara dengan penduduk asli Wamena mengalami trauma akibat kerusuhan yang terjadi. Trauma ini begitu mengerikan sehingga banyak warga yang terpaksa kembali pulang ke kampung asal," ungkap politisi Fraksi PKS itu..

 

Seperti dikabarkan, kerusuhan di Wamena telah menimbulkan sejumlah korban jiwa termasuk perantau Minang Sumatera Barat. Sementara sejak terjadi kerusuhan pertengahan september lalu, hingga awal Oktober tercatat ribuan orang telah meninggalkan Wamena. Tak hanya korban jiwa, fasilitas pemerintah juga banyak mengalami kerusakan salah satunya Kantor Bupati Wamena hangus terbakar, kios-kios di Pasar dan lainnya.

 

Menurut Nevi, prioritas utama yang harus dilakukan pemerintah adalah menyelamatkan warga dari segala ancaman. Apabila butuh evakuasi warga, segera lakukan ke tempat yang aman, intinya pemerintah harus cepat tanggap.

 

Nevi berharap agar dalang kerusuhan segera ditindak tegas agar kondisi di Wamena bisa kembali normal dan damai. Pemerintah perlu benar-benar serius untuk mampu mendeteksi dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Papua sehingga efektifitas menyelesaikan akar masalah Papua secara fundamental dapat dilakukan secara cepat.

 

"Presiden sebaiknya mengambil langkah cepat, cermat, dan terukur untuk mengendalikan situasi keamanan di Wamena. Tanggung jawab penuh dengan seluruh kekuataan upaya dan biaya agar dilakukan agar tidak ada lagi korban. Jangan sampai ada lagi korban jiwa satupun. Harus ada jaminan Pemerintah akan keamanan dan kedamaian yang merupakan kebutuhan mendasar rakyat," pungkasnya. (dep/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pengamanan Pejabat Negara Harus Dievaluasi
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Periode 2019-2024 M. Nasir Djamil mendorong evaluasi standar pengamanan terhadap pejabat negara. Hal ini diungkapkannya seusai kejadian...
Penghapusan Asas 'Cabotage' Dinilai Janggal
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Periode 2019-2024 Sigit Sosiantomo mengkritik usulan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Ia menilai...
Pembahasan RUU ‘Carry Over’ Harus Dituntaskan
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Muhammad Farhan menganggap Rancangan Undang-Undang (RUU) yang di-carry over atau belum tuntas pembahasannya oleh Anggota DPR RI...
Penyelesaian Karhutla Masih Belum Rampung
14-10-2019 / LAIN-LAIN
Munculnya titik kebakaran hutan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan dan Pulau Jawa masih terjadi hingga satu pekan terakhir....