Komisi IX Pertanyakan Strategi Utama Pembangunan Kesehatan

06-11-2019 / KOMISI IX

Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning. Foto : Jaka/mr

 

Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja perdana dengan mitra di bidang kesehatan. Dalalm rapat tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menanyakan strategi utama pembangunan kesehatan ke depan agar sesuai visi misi Presiden RI Joko Widodo. 

 

"Strategi politik kesehatan apa yang akan dipergunakan di tengah beban dan permasalahan kesehatan yang semakin pelik," ungkap Ribka saat Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra kerja di bidang kesehatan, di Gedung Nusantara Rabu (5/11/2019).

 

Ribka menambahkan, stunting merupakan permasalahan yang selalu ada dari tahun ke tahun, di mana anggaran untuk stunting ada di hampir semua kementerian dan lembaga. “Lalu terobosan apa yang bapak tawarkan? Kemudian, terkait isu jaminan kesehatan, kita banyak mendapat aspirasi dari masyarakat, seperti apa strategi penyelesaian ini," tanya Ribka. 

 

Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu juga menanyakan terkait sifat preventif yang tidak tampak di dalam paparan. Pasalnya, pembangunan berbasis preventif merupakan salah satu penyelesaian permasalahan kesehatan di Indonesia.

 

Hal serupa juga disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay yang menanyakan terkait gebrakan dalam pembangunan kesehatan Indonesia. Menurut Saleh stunting merupakan masalah yang ada setiap tahunnya. "Tanpa pemetaan stunting masalah tersebut tidak akan selesai, program seperti apa yang akan Bapak lakukan," tanyanya.

 

Dalam forum ini, Saleh juga menanyakan terkait obat dan alat kesehatan. "Kok obat dan alkes menjadi penting, ini tinggal petunjuk teknisnya yang diperbaiki. Bagaimana dengan SDM (Sumber Daya Manusia), kebutuhan dokter serta pelayanan kesehatan dalam penyelesaian BPJS bidang Kesehatan. Kita mau dengar harapan besar untuk membangun kesehatan di Indonesia," ungkapnya.


Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto menyampaikan fokus yang akan dilakukan Kementerian Kesehatan yang sejalan visi dan misi Presidien 2020-2024 ialah terkait penyelesaian stunting, penguatan sistem jaminan kesehatan nasional serta pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

 

Adapun peran dan kewenangan kementerian/lembaga meliputi peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak mampu melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Peningkatan pengasuhan di tingkat keluarga dan masyarakat melalui PAUD, BK/RA, Bina Keluarga Balita (Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, BKKBN). 

 

Ketersediaan Sumber Pangan seperti Karbohidrat, protein hewani dan nabati, lemak, vitamin dan mineral (Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, BPIM, Kementerian Kelautan dan Perikanan) dan Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi). (rnm/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Penghentian Program Kartu Prakerja Diapresiasi
03-07-2020 / KOMISI IX
Langkah pemerintah menghentikan sementara program kartu prakerja, diapresiasi Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Menurutnya, penghentian ini sudah...
Pemerintah Perlu Optimalkan Serapan Anggaran Covid-19
02-07-2020 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Intan Fitriana Fauzi menerangkan, anggaran penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terus mengalami...
Rahmad Handoyo Minta Negara Bertindak 'Power Full' Cegah Pebisnis Covid
01-07-2020 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo meminta negara hadir dan bertindakpower fulldalam pengadaan ‘reagen’ atau bahan kimia yang dibutuhkan...
Komisi IX Gelar Konferensi Pers Realisasi Anggaran Covid-19 di Kemenkes
30-06-2020 / KOMISI IX
Teguran Presiden Joko Widodo terhadap kecilnya realisasi anggaran kesehatan untuk penanganan pandemi Covid-19 harus didudukkan dalam konteks yang tepat. Hal...