Komisi X Harap Kemenprekraf Segera Lakukan Akselerasi Perubahan

08-11-2019 / KOMISI X

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Foto : Jaka/mr

 

Publik Indonesia memiliki harapan besar terhadap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang baru terbentuk. Setidaknya inilah yang disampaikan Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda dalam rapat perdana bersama Menparekraf Wishnutama Kusubandio dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo.

 

Pariwisata memberikan kontribusi devisa tertinggi kedua, lanjut poltisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini, sehingga terus perlu didukung. Salah satunya adalah penyelenggaraan event-event internasional yang harus diperbanyak, termasuk acara olahraga yang menjadi bagian dari pariwisata.

 

“Betapa pentingnya sinergi antara Kemenpora dan Kementarian Pariwisata, karena itu kita (Komisi X) sangat menaruh harapan besar akan adanya perubahan. Kami mendorong sepenuhnya Mas Tama dan Mbak Angela dapat bekerja maksimal, termasuk kami berharap restrukturisasi bisa selesai secepatnya,” kata Syaiful dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan jajaran Kemenparekraf, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta (7/11/2019).

 

Syaiful menekankan, sektor pariwisata harus menjadi unggulan, serta menjadi bagian untuk menyejahterakan rakyat Indonesia. “Paling tidak bulan Januari sudah ada wajah-wajah baru, struktur baru dan bisa bekerja dengan semangat yang baru,” pungkas legislator dapil Jawa Barat VII itu.

 

Dalam paparannya, Menparekraf Wishnutama menyampaikan setidaknya terdapat sejumlah langkah yang akan dilakukan, atau disebut dengan 5 Quick Win. Akselerasi penataan organisasi dan kelembagaan menjadi hal hal pertama. Kemudian, akselerasi pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas juga terus dilakukan.

 

Sementara, 5 tempat wilayah yang menjadi prioritas utama diantaranya Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. “Koordinasi dengan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan Kemenhub untuk percepatan pembangunan infrastruktur pada kelima destinasi tersebut juga terus kami lakukan,” kata Tama, sapaan akrab Menparekraf.

 

Hal lain, masih kata Menparekraf, akselerasi mega event nasional yang menjadi penerus calendar of event juga disampaikan. Selanjutnya, akselerasi pembiayaan atas hak kekayaan intelektual (HAKI) dan akselerasi national branding dengan tema ‘single brand satu untuk semua’, juga menjadi bagian dari quick win.

 

Sesaat sebelum membuka rapat, Syaiful menyampaikan sebait pantun kepada Menparekraf. “Makan nasi lauk bakwan, disiram pakai kuah kari. Mas Wishnutama turun tangan majukan wisata luar negeri,” ucap Syaiful sesaat sebelum membuka rapat. (alw/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi X Desak Kemendikbud Selesaikan Peta Pendidikan 2020-2035
02-07-2020 / KOMISI X
Komisi X DPR RI mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI agar menyelesaikan dan menerbitkan peta jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035...
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Kesalahan Dalam PPDB
30-06-2020 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kesalahan dalam kebijakan sektor pendidikan, terutama...
PPDB DKI Jakarta Dipersoalkan
30-06-2020 / KOMISI X
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Provinsi DKI Jakarta dipersoalkan oleh para wali murid dan relawan pendidikan, termasuk oleh Komisi...
Kemendikbud Harus Awasi Penyelenggaraan PPDB di Daerah
30-06-2020 / KOMISI X
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sering kali menimbulkan masalah tersendiri setiap tahunnya, tak terkecuali pada tahun 2020 ini. Masalah PPDB...