Permendag Impor Semen Sebaiknya Dicabut

13-11-2019 / KOMISI VI

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. Foto : Azka/mr

 

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong keras agar Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Semen Clinker dan Semen untuk segera dicabut. Sebab menurutnya semenjak peraturan ini diresmikan hanya menimbulkan masalah-masalah baru yang merugikan perusahaan semen asal Indonesia.

 

Hal ini ia sampaikan kepada Parlementaria usai Komisi VI DPR RI menerima kunjungan audiensi Konfederasi Serikat Pekerja Industri (KSPI) Semen Indonesia di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2019). Andre  menilai permasalahan ini pada akhirnya mengancam keberlangsungan hidup para pegawai perusahaan semen nasional karena penjualan perusahaannya terus kalah dengan penjualan semen murah asing.

 

“Saat ini kondisi produksi semen kita oversupply ya. Kapasitas produksi kita adalah 110 juta ton per tahun, tapi konsumsi kita hanya sekitar 75 juta ton per tahun. Jadi kita oversupply sekitar 35 juta ton per tahun. Ini alasan Serikat Pekerja atau KSPI Semen Indonesia ini datang untuk mengeluhkan beberapa hal,” tutur Politisi Partai Gerindra tersebut.

 

Selain itu Andre juga menyatakan bahwa Menteri Perindustrian harus membuat moratorium mengenai penerbitan izin baru terhadap industri semen Indonesia. Sebab fenomena overcapacity production dan oversupply terhadap semen Indonesia ini seharusnya segera ditangani karena menyangkut kepentingan kedaulatan Indonesia di bidang perdagangan.

 

“Tuntutan ini akan kita kawal kepada Menteri Perdagangan dan Perindustrian, untuk apa Permendag ini dipertahankan padahal kita mengalami over kapasitas produksi loh. Izin impor ini penting untuk siapa? Kepentingan bangsa dan negara, kepentingan industri nasional, atau malah kepentingan asing? Kalau memang sudah jelas oversupply dan overcapacity ya harus dicabut itu,” tegas politisi dapil Sumbar I itu. (er/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR Lanjutkan Opsi Penyehatan Jiwasraya
07-07-2020 / KOMISI VI
Komisi VI DPR RI melangsungkan rapat Panja Jiwasraya yang diselenggarakan tertutup guna melakukan penyehatan terhadap perusahaan asuransi PT. Jiwasraya yang...
Kimia Farma Harus Digitalisasi Perusahaan
01-07-2020 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Sondang Tampubolon menilai BUMN Kimia Farma perlu hadir menjangkau masyarakat lebih dalam. Hal itu dikatakannya...
Jasa Marga Harus Berkonsep Pembangunan Efisien
01-07-2020 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Daeng Muhammad meminta para direksi PT. Jasa Marga memperhatikan betapa pentingnya konsep ekonomis dalam proses...
Rencana IPO ‘Subholding’ Pertamina Tuai Polemik
30-06-2020 / KOMISI VI
PT. Pertamina (Persero) yang berencana membawa sejumlah subholding ke dalam Initial Public Offering (IPO) menuai polemik di kalangan Anggota Komisi...