UMKM Perlu Dirangsang Sistem Elektronik Perdagangan

18-11-2019 / KOMISI VI

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin. Foto : Arief/hr

 

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin meminta Menteri Perdagangan untuk merangsang para pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan usaha-usaha rintisan di desa agar dapat mengejar ketertinggalan mereka dengan e-commerce. Salah satunya menurut Elly adalah dengan memperbaiki pemahaman pengaplikasian teknologi digital.

 

Hal ini ia utarakan ketika Rapat Kerja dengan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto beserta jajaran di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019). Ia menyebutkan bahwa masih banyak kendala pada segi sumber daya manusia di Indonesia yang belum merata saat ini sehingga membutuhkan edukasi yang terstruktur dan masif guna mencerahkan para pengusaha kecil tersebut.

 

“Kendala saat ini adalah sumber daya manusia kita keahliannya belum merata. Belum merata dalam hal memahami cara berdagang menggunakan teknologi digital, terutama pengusaha-pengusah kecil di pedesaan ya. Padahal kita ketahui mereka sebenarnya memiliki produk-produk unggulan,” tutur politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

 

Untuk diketahui, dalam rapat yang membahas rencana pengesahan perjanjian dagang dengan negara-negara luar tersebut, disebutkan bahwa target Indonesia di tahun di bidang ekonomi adalah menjadi perekonomian digital terbesar di tahun 2020. Hal tersebut menurut Elly harus dibarengi dengan implementasi nyata menciptakan individu mandiri yang unggul di bidang perdagangan melalui sistem elektronik.

 

“Kami bermaksud meminta komitmen Menteri Perdagangan untuk berkoordinasi dengan K/L lain untuk menciptakan produk-produk SDM unggul di bidangnya. Terkhusus dalam pembahasan kali ini berarti memperkuat individu yang mandiri dalam menjalankan roda bisnis mereka dengan memanfaatkan sistem elektronik dengan tujuan Indonesia yang maju di bidang perekonomian digital,” tukas legislator dapil Jawa Barat V tersebut. (er/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Hadapi Era Disrupsi, BSN Wajib Perbaiki Birokrasi
05-12-2019 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Tommy Kurniawan meminta Badan Standarisasi Nasional (BSN) memperbaiki birokrasi dalam rangka memberikan standarisasi produk lokal...
Produk Bankassurance Jiwasraya Terlalu ‘Muluk’
04-12-2019 / KOMISI VI
Produk Bankassurance dari PT. Asuransi Jiwasraya dianggap sebagai produk muluk-muluk yang sesungguhnya memiliki risiko yang sangat besar. Sebab di samping...
Berikan Kemudahan Standardisasi Produk UMKM
04-12-2019 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mendorong Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk memberikan kemudahan penerapan standardisasi produk kepada pelaku...
Ratifikasi IA CEPA Harus Lindungi UMKM Indonesia
04-12-2019 / KOMISI VI
Pemerintah rencananya akan meratifikasi perjanjian perdagangan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA) pada akhir tahun ini. Ratifikasi perjanjian itu...