Anggota DPR Apresiasi Hasil Riset Peneliti Kemenristek

22-01-2020 / KOMISI VII

Anggota Komisi VII DPR RI, Arkanata Akram. Foto : Azka/Man

 

Anggota Komisi VII DPR RI, Arkanata Akram mengapresiasi inisiatif sejumlah riset (Penelitian) yang dilakukan para peneliti di bawah Kementerian Riset dan teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) yang menghasilkan berbagai produk yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).  

 

“Saya mengapresiasi sejumlah penelitian yang begitu banyak dari peneliti di bawah Kemenristek Dikti (Kemenristek/BRIN), yang menemukan dan menghasilkan produk-produk bermanfaat bagi masyarakat dan UMKM. Meski demikian, dari sembilan bidang fokus yang dipaparkan Bapak Menteri, Indonesia ingin fokus terkenal di bidang apa?” tanya Arkanata kepada Menteri Riset dan Teknologi/BRIN, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

 

Pasalnya, lanjut Arkanata, ketika mendengar lingkup riset di Asia tenggara, seperti Malaysia, riset yang ingin didengar darinya adalah tentang kelapa sawit atau palm oil. Sedangkan Thailand, riset yang dingin diketahui darinya adalah riset bidang pertanian, pangan dan perkebunan. Bahkan hingga saat ini, hasil pertanian Thailand sudah dijual ke Amerika. Masih ada berbagai riset lain yang menjadi basis atau fokus yang berbeda-beda di setiap Negara.

 

Pada kesempatan itu politisi Fraksi Partai Nasdem ini juga mengapresiasi pengembangan green fuel yang menggunakan palm oil (minyak kelapa sawit). Bahkan green fuel dikabarkan akan diberikan ke kilang minyak milik PT Pertamina. Ia berharap agar green energy yang dikembangkan tidak hanya green fuel dengan Palm Oil saja.  Masih banyak green energy lain yang bisa dikembangkan oleh peneliti Kemenristek/BRIN ini.

 

“Kita punya potensi energi lain. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari banyak sungai. Kenapa kita tidak fokus dengan hal itu, energi baru terbarukan yang clean dari emisi gas C02. Bahkan Cina mampu mengembangkan teknologi turbin di laut yang mampu menghasilkan energi sebesar 500 megawatt. Kita tentu juga dapat mengembangkan hal tersebut,” paparnya. (ayu/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi VII Usulkan Kenaikan Anggaran BATAN dan BAPETEN
21-02-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam mengusulkan pemerintah menaikkan anggaran Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Badan Pengawas Tenaga...
Komisi VII Minta Freeport Tingkatkan Tenaga Kerja Lokal
20-02-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Ina Elisabeth Kobak meminta PT. Freeport Indonesia (PTFI) untuk meningkatkan presentase karyawan yang berasal dari...
Komisi VII Pertanyakan Progres Pembangunan Smelter Freeport
19-02-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Syafruddin Maming mempertanyakan progres pembangunan pabrik pemurnian hasil tambang atau smelter PT. Freeport Indonesia di...
Legislator Pertanyakan Kecepatan Penyebaran Virus Corona
18-02-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Adriana Dondokambeymempertanyakan kecepatan penyebaran virus Corona. Apakah hasil rekayasa manusia atau senjata biologis. Pasalnya, ada...