Perlu Terobosan Capai 'Goals' dalam SDGs

05-02-2020 / B.K.S.A.P.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon saat focus group discussion (FGD) di Ruang Rapat Pansus B Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta. Foto : Andri/mr

 

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon mengatakan, BKSAP siap ikut membantu pemerintah menyosialisasikan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Diperlukan terobosan-terobosan baru sehingga 17 target dalam SGDs dapat dicapai kurun waktu 10 tahun ke depan.

 

Hal tersebut diungkapkan Fadli dalam focus group discussion (FGD) di Ruang Rapat Pansus B Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2020), membahas strategi pemerintah agar pembangunan di sektor pariwisata agar tidak sampai menggerus kesejahteraan masyarakat dalam negeri. Serta terkait dengan target-target yang hendak dicapai Indonesia dalam SDGs di tahun 2030.

 

“DPR sendiri sudah berinisiatif dengan mengadakan World Parliamentary Forum On Suistainable Development. Dan sudah dilaksakanan sebanyak tiga kali di Bali pada tahun 2017, 2018, 2019 dan dihadiri parlemen-parlemen dunia. Di tingkat provinsi, kabupaten mungkin kita perlu menanamkan lagi nih kesadaran tentang SDGs ini. Sehingga ada keselarasan antara agenda global, nasional, dan lokal. Jangan kemudian terpisah bahkan tidak tahu apa itu SDGs,” tambah Fadli.

 

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini berpandangan, perlu adanya tindak lanjut berupa sosialisasi mengenai mengenai pentingnya pencapaian SDGs ke komisi-komisi yang ada di DPR RI bahkan sampai ke tingkat daerah. “Kita perlu menjadikan SDGs ini selayaknya sebuah gerakan, agar ada kesadaran di kalangan masyarakat,” ucapnya.

 

Fadli berharap, melalui FGD ini ada kesamaan persepsi dari Parlemen juga Pemerintah dalam mencapai 17 goals dalam SDGs. “Cukup banyak masukan yang penting bagi DPR dari Bappenas, Kementerian Luar Negeri, dan dari UNDP Indonesia, apalagi (SDGs) di BKSAP sudah menjadi agenda global,” terang Fadli.

 

Sementara itu, Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, Arifin Rudiyanto mengatakan 17 goals dalam SDGs jika dilihat dari perspektif masalah, maka itu akan jadi masalah negara. Namun, 17 goals dalam SDGs harus diliat sebagai peluang dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

 

“Inti dari SDGs adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Sejalan dengan cita-cita founding father bangsa kita pada tahun 1945,” ujarnya. (es,can)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Apresiasi ‘Lockdown’ Jakarta
29-03-2020 / B.K.S.A.P.
Ibu Kota Jakarta sudah dalam kondisi darurat Covid-19. Wacana me-lockdown Jakarta sangat diapresiasi Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen...
Kasus Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan
28-03-2020 / B.K.S.A.P.
World Health Organization (WHO) ternyata sangat mengkhawatirkan kasus Corona (Covid-19) di Indonesia. Pasalnya, data kasus Covid-19 di dalam negeri tidak...
BKSAP Dorong Komunitas Parlemen Global Dukung Penanganan Pandemi Corona
16-03-2020 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong komunitas Parlemen global untuk mendukung penanganan pandemi virus Corona (COVID-19) yang...
Kesetaraan Gender Fondasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial
08-03-2020 / B.K.S.A.P.
Mengusung tema “Each for Equal”, International Women’s Day yang diperingati setiap 8 Maret ini menggagas bahwa ketidaksetaraan gender bukanlah hanya...