Semarang Potensial Pasarkan Keragaman Wisata

13-02-2020 / KOMISI X

Wakil Ketua Komisi X Agustina Wilujeng Pramestuti. Foto : Husen/mr

 

Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) sangat potensial mampu memasarkan keragaman destinasi wisatanya hingga ke manca negara. Selain sarat peninggalan sejarah, Semarang juga kaya dengan kultur dan religi yang bisa disulap menjadi destinasi wisata sendiri. Belum lagi ada wisata seni budaya dan puluhan museum yang sangat menarik bisa dinikmati di Ibu Kota Jateng ini.

 

Demikian terungkap saat delegasi Komisi X DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X Agustina Wilujeng Pramestuti menggelar pertemuan dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di Semarang, Kamis (13/2/2020). "Kota Semarang pada dasarnya mempunyai beragam destinasi wisata yang memberikan daya tarik wisatawan dalam berkegiatan wisata. Keragaman etnis, bahasa, budaya, peninggalan sejarah, tradisi kehidupan masyarakat mampu memberikan daya tarik," nilai Agustina.

 

Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini mencontohkan beberapa destinasi di Kota Semarang yang menarik. Misalnya untuk wisata sejarah, ada Tugu Muda, Lawang Sewu, Goa Kreo, Candi Gedongsongo, dan Kota Lama. Delegasi Komisi X DPR RI sempat mengunjungi kawasan Kota Lama, Lawang Sewu, dan Klenteng Sam Po Kong. Untuk wisata religi, selain Sam Po Kong, ada pula Masjid Agung Jawa Tengah, dan Gereja Bleduk.

 

Sementara wisata museum, lanjut Agustina, ada Museum Ronggowarsito, Museum Mandala Bhakti, Museum Jamu Nyonya Meneer, dan Museum Muri. Untuk wisata seni budaya, Semarang punya kegiatan Dugderan, Bakdo Gablok, dan Apitan (sedekah bumi). Sedangkan untuk level provinsi, Jateng memiliki destinasi wisata super prioritas, yaitu Candi Borobudur. Ada empat destinasi lain di Tanah Air yang juga masuk super prioritas, seperti Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang.

 

Kelima destinasi itu mendapat kucuran dana Rp 10,17 triliun pada tahun anggaran 2020. Khusus Candi Borobudur dan destinasi Kota Semarang mendapat kucuran Rp 2,1 triliun. Dan Rp 150 miliar diantaranya bersumber dari APBN 2020 Kemenparekraf.

 

"Komisi X DPR RI perlu melakulan kunjungan kerja spesifik pariwisata ke Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang khususnya, untuk melihat langsung perkembangan sekaligus melakukan pengawasan dalam mengkaji kebijakan Pemda khususnya infrastruktur pariwisata, layanan keamanan, promosi, dan ekonomi kreatif Jateng," urai Agustina. (mh/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Cara Pembelajaran Daring Diapresiasi
03-04-2020 / KOMISI X
Muncul gagasan untuk merilis cara pembelajaran daring (online) di tengah wabah virus Corona (Covid-19). Platform cara pembelajaran daring sangat diapresiasi...
Komisi X Bahas Sistem Belajar Daring dengan Pengelola Sarana Pendidikan Berbasis IT
02-04-2020 / KOMISI X
Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) secara virtual dengan para pengelola sarana pembelajaran berbasis IT, diantaranya...
Larangan Mudik Harus Sertakan Sanksi
01-04-2020 / KOMISI X
Larangan mudik Lebaran tahun ini yang diserukan Presiden Joko Widodo idealnya harus menyertakan sanksi bagi pelanggarnya. Menurut Wakil Ketua Komisi...
Hetifah Dukung Akses Gratis Platform ‘Online’ Pendidikan
01-04-2020 / KOMISI X
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan memperpanjang status darurat Corona (Covid-19) hingga 19 April 2020. Hal ini termasuk memperpanjang masa belajar...