Pentingnya ‘Recovery’ Industri Pasca Covid-19

28-04-2020 / KOMISI VI

Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga. Foto : Azka/Man

 

Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga menyampaikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) harus membuat langkah-langkah strategis guna mengembangkan dan memajukan kembali industri-industri yang merugi akibat mewabahnya virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

 

“Diperlukan recovery industry, dimana industri yang merugi akibat virus Corona dapat kembali pulih. Tentu ini yang kita inginkan agar Kemenperin mulai dari sekarang harus memikirkan langkah terbaik pasca berakhirnya virus ini,” ujar Lamhot saat Rapat Dengar Pendapat dengan jajaran eselon I Kemenperin secara virtual, Selasa (28/4/2020).

 

Politisi Fraksi Partai Gokar itu menilai, saat ini sudah banyak industri-industri di Indonesia yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada para karyawannya. Hal tersebut dikarenakan meruginya keuangan perusahaan secara terus menerus akibat pandemi Covid-19.

 

“Kemenperin harus memikirkan ini apalagi sudah banyak industri kita yang memutus hubungan kerja dengan karyawannya karena terus merugi. Akibatnya banyak pengangguran, tentunya jika dibiarkan akan berdampak buruk kepada perekonomian negara,” papar politisi dapil Sumatera II itu.

 

Lamhot mengatakan berdasarkan data-data yang dihimpun dari berbagai sumber seperti Kemenaker, terdapat 1.5 juta karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja atau (PHK). “Kemenperin harus bisa menahan laju setiap perusahaan yang ingin melakukan PHK harus dipikirkan solusinya,” tandas Lamhot. (tn/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Piutang Pemerintah ke BUMN, Nusron: Sama Saja Utang ke Rakyat!
13-07-2020 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid meluruskan terminologi apabila Pemerintah memiliki utang kepada perusahaan-perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara),...
Anggota BPKN Harus Mampu Beradaptasi dengan Era Digital
13-07-2020 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima berharap Calon Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) periode 2020-2023 dapat beradaptasi...
Eksistensi PT. Pos Butuh Aksi Korporasi yang Signifikan
11-07-2020 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Mahfudz Abdurrahman menilai apabila PT. Pos Indonesia ingin tetap eksis di kancah bisnis negara, maka...
PT. Pos Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman
11-07-2020 / KOMISI VI
PT. Pos Indonesia dengan memiliki 4700 kantor wilayah di tingkat kecamatan, seharusnya bisa merajai bisnis jasa pengiriman di Indonesia saat...