DPR BEBAS FLU BABI

03-08-2009 / LAIN-LAIN
Mewabahnya Virus H1N1 (flu babi) yang melanda berbagai negara, hingga sampai ke Indonesia membuat Departemen Kesehatan siaga mengantisipasi virus tersebut pada Rapat Paripurna Luar Biasa Penyampaian Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010 beserta Nota Keuangannya yang disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (3/8) di gedung DPR. Semua undangan yang hadir, tidak terkecuali harus diperiksa dulu dengan sebuah alat Thermo Scanner, untuk mendeteksi suhu badan seseorang. Berdasarkan keterangan dari Moch. Mardi, Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Departemen Kesehatan, rapat paripurna luar biasa yang digelar pagi itu merupakan rapat penting yang dihadiri tokoh-tokoh penting di republik ini. Sehingga, kata Mardi, Departemen Kesehatan mengambil inisiatif mengantisipasi virus tersebut pada moment yang penting ini. Mardi menambahkan, kedatangan petugas Depkes juga merupakan tanggung jawab instansinya untuk melindungi orang-orang penting dari tertularnya virus yang mewabah ini. “Jangan sampai hanya karena satu orang hadir yang kemungkinan membawa virus tersebut, dapat menularkan pada tamu-tamu undangan yang lain, hal itulah yang akan kita cegah,” ujarnya. Dia menjelaskan, alat tersebut mengukur suhu badan seseorang, jika suhu badannya melebihi dari 38 derajat Celsius, maka orang tersebut harus diwaspadai untuk diperiksa lebih lanjut. Namun Mardi bersyukur, hingga acara selesai dan semua yang hadir diperiksa, ternyata tidak ada satu orang pun yang suhunya melebihi dari suhu yang dikhawatirkan. “Jadi dari hasil pemeriksaan ini, hasilnya nihil dalam arti tidak seorang pun yang dicurigai terkena virus yang membahayakan itu,” katanya. Menurut Mardi, pada Rapat Paripurna mendatang yang akan digelar pada tanggal 14 Agustus 2009 dalam rangka mendengar Pidato Kenegaraan menjelang Hari Kemerdekaan RI ke 64 dan sekaligus Pembukaan Masa Sidang I, rencananya pemeriksaan ini akan diteruskan lagi. “Kita berharap, Sidang Paripurna mendatang hasilnya juga nihil, sehingga gedung DPR ini memang betul-betul bebas dari virus tersebut,” harapnya. (tt)

  • SHARES
BERITA TERKAIT
Berbagi Pengalaman Menghadapi Covid-19 Dengan Beberapa Negara
05-06-2020 / LAIN-LAIN
Masing-masing negara punya strateginya sendiri menghadapi wabah virus Corona atau yang populer disebut juga Covid-19. Bagaimana pula setiap negara di...
Dana Haji Diperuntukkan bagi Kepentingan Jemaah Bukan untuk yang Lain
04-06-2020 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Jazuli Juwaini menyayangkan pemberitaan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tentang dana haji untuk memperkuat rupiah. Apapun...
Ambang Batas Parlemen Tak Perlu Dinaikkan
02-06-2020 / LAIN-LAIN
Diskursus menaikkan ambang batas parlemen dalam Undang-Undang (UU) Pemilu dari 4 persen menjadi 7 persen, sebaiknya diurungkan. Tak perlu ada...
Jadikan Momentum Hari Lahir Pancasila untuk Menolak Ideologi Komunisme
01-06-2020 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Slamet meminta kepada Pemerintah agar peringatan hari lahir Pancasila yang diperingati setiap...