Sekjen DPR Jelaskan Mekanisme Persidangan

10-11-2009 / LAIN-LAIN

 

Sehubungan dengan Pemberitaan Detik.com, Selasa  10 November, yang berjudul “Sekjen DPR Siap Buka-bukaan di Pengadilan”,Sekjen DPR Nining Indra Shaleh menyatakan bahwa tulisan tersebut tidak benar. "Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti yang di tulis oleh wartawan Detik tersebut,"terang Sekjen disela-sela acara silaturahmi pimpinan dewan, di Gedung DPR RI, Selasa,(10/11). 

Menurut Nining, saat pertemuan dengan KPK di Gedung KPK Kuningan, Jakarta,hanya berlangsung 1 jam, bukan 4 jam seperti yang diberitakan oleh detik. "Saya hanya menjelaskan tentang mekanisme persidangan yang berkaitan dengan Fit and proper test sebagaimana tercantum didalam  Tata Tertib DPR RI,"tegasnya.     

Oleh karena itu, jelas Nining, Detik.com harus meluruskan pemberitaan yang telah dimuat oleh situs tersebut. "Kita meminta kepada detik.com untuk meluruskan berita tersebut agar kedepan nanti tidak terjadi salah persepsi ditengah upaya Dewan dalam memperbaiki Citra,"paparnya.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
F-PD DPR Kawal Penanganan Covid-19
13-07-2020 / LAIN-LAIN
Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan bahwa F-PD DPR RI akan terus mengawal kebijakan penanganan...
Waspadai Konflik di LCS, Pemerintah Diminta Tingkatkan Kekuatan Diplomasi
10-07-2020 / LAIN-LAIN
Pemerintah dinilai perlu mewaspadai ketegangan di wilayah perairan Laut China Selatan (LCS) yang meningkat akhir-akhir ini. Tidak menutup kemungkinan, terjadinya...
Terjadi Problem Mendasar Jika Persentase ‘Parliamentary Threshold’ Dinaikkan
07-07-2020 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi menyampaikan bahwa keberadaan Undang-Undang Pemilu memang harus selalu di-update ataupun direvisi pada...
‘Parliamentary Threshold’ Diharapkan Tetap 4 Persen
07-07-2020 / LAIN-LAIN
Regulasi Pemilu sedang dibahas Komisi II DPR RI. Ada banyak klaster masalah yang mengemuka, salah satunya adalah parliamentary threshold (ambang...