Priyo Budi Santoso : Kami Akan Publish Hasil Audit BPK

23-11-2009 / LAIN-LAIN

            Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso mengatakan, hasil audit investigasi BPK terhadap bailout Bank Century akan di buka kepada masyarakat luas. Hal tersebut dikatakan Priyo sesaat sebelum mendampingi Ketua DPR menerima Pimpinan BPK yang akan menyerahkan hasil audit investigasi terhadap Bank Century, di DPR, Senin (23/11).

"Setelah kami menerima laporan audit BPK kami akan rapat pimpinan. Kami akan rapat pimpinan tapi kami usahakan di-publish. Karena ini permintaan khusus BPK dengan berbagai pertimbangan untuk kepentingan bersama bisa kita publish," ujar Priyo Budi Santoso.

Priyo menambahkan, pihaknya juga akan bertanya kepada pimpinan BPK untuk mengetahui apakah laporan ini sudah final atau baru progress report sementara.

"Kami akan segera mengundang pihak-pihak terkait agar dalam waktu yang tidak terlalu lama kami dapat mengambil sikap. Memang semua depend on hasil audit BPK. Kalau ada indikasi tindak pidana, itu akan dilakukan langkah-langkah yang menurut kami tepat. Kalau hasil audit BPK tidak bermasalah ya mohon maaf harus ditutup buku," tambahnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPR lainnya dari F-PDIP, Pramono Anung. Menurutnya, setelah laporan tersebut masuk ke DPR, maka setiap anggota DPR boleh mendapatkannya. "Dan itu tidak bersifat rahasia," tambahnya.

Terkait pernyataan Presiden SBY yang meminta agar masalah bailout Bank Century ini dibuka ke publik, baik Pramono maupun Priyo mengapresiasinya.

"Presiden tadi malam sudah mendukung untuk segera membuka ke publik hasil audit BPK, dan ini merupakan momentum yang baik," ujar Pramono.

"Pernyataan presiden harus kita apresiasi, bahwa jangan ada ikhtiar untuk menutup-nutupi. Kalau Bapak Presiden sudah progresif, tentu seluruh elemen masyarakat harus mendukung," imbuh Priyo.

Dalam kesempatan tersebut, Priyo juga mengungkapkan bahwa pimpinan BPK sempat mengeluhkan sulitnya menembus Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Ada keluhan kecil, pimpinan BPK bahwa agak sulit menembus PPATK. Kita support penuh kepada pihak BPK agar semua lembaga mau bekerjasama dengan BPK. Kita serahkan dulu agar mereka melalui mekanisme yang ada. Apabila ada kesengajaan PPATK untuk menutupi, nanti kita akan telusuri masalah ini. Saya yakin ini persoalan UU yang membuat mereka memasang rambu-rambu," ungkap Priyo.(ol)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Ambang Batas Parlemen Tak Perlu Dinaikkan
02-06-2020 / LAIN-LAIN
Diskursus menaikkan ambang batas parlemen dalam Undang-Undang (UU) Pemilu dari 4 persen menjadi 7 persen, sebaiknya diurungkan. Tak perlu ada...
Jadikan Momentum Hari Lahir Pancasila untuk Menolak Ideologi Komunisme
01-06-2020 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Slamet meminta kepada Pemerintah agar peringatan hari lahir Pancasila yang diperingati setiap...
Herman Khaeron Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
23-05-2020 / LAIN-LAIN
Situasi mewabahnya Covid-19 belum mereda bahkan masih terus meningkat. Guna meringankan beban masyarakat, Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron...
Ace Hasan Bantu Mahasiswa Terdampak Covid-19
22-05-2020 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily turut prihatin terhadap dampak virus Corona (Covid-19) terhadap dunia pendidikan, termasuk...