NO PASAL & AYAT YANG DITINDAKLANJUTI DENGAN PERATURAN PELAKSANAAN PERATURAN PELAKSANAAN UU TERKAIT KETERANGAN
PP PERPRES / KEPRES PERMEN / KEPMEN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN LAINNYA
1. Pasal 3 ayat 2 angka/huruf a

Penerimaan pajak dalam negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a diperkirakan sebesar Rp831.745.348.636.000,00 (delapan ratus tiga puluh satu triliun tujuh ratus empat puluh lima miliar tiga ratus empat puluh delapan juta enam ratus tiga puluh enam ribu rupiah), yang terdiri atas: a. pajak penghasilan sebesar Rp431.977.019.922.000,00 (empat ratus tiga puluh satu triliun sembilan ratus tujuh puluh tujuh miliar sembilan belas juta sembilan ratus dua puluh dua ribu rupiah), termasuk pajak penghasilan ditanggung Pemerintah (PPh DTP) atas: 1. komoditas panas bumi sebesar Rp1.000.000.000.000,00 (satu triliun rupiah); dan 2. bunga, imbal hasil, dan penghasilan pihak ketiga atas jasa yang diberikan kepada Pemerintah dalam penerbitan surat berharga negara di pasar internasional, namun tidak termasuk jasa konsultan hukum lokal, sebesar Rp2.500.000.000.000,00 (dua triliun lima ratus miliar rupiah); 3. Dihapus; yang dalam pelaksanaannya, masing-masing PPh DTP tersebut diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan.
- 1. UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara

2. UU No. 27/2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

3. UU No. 10/2010 tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2011
Belum diterbitkan
Berdasarkan penelusuran di
http://www.djpk.depkeu.go.id/?tag=peraturan-menteri-keuangan
http://www.jdih.kemenkeu.go.id
dan https://sipuu.setkab.go.id/
Diakses pada hari Rabu, 1 Juli 2020
2. Pasal 3 ayat 3 angka/huruf a

Bea masuk sebesar Rp21.500.792.207.000,00 (dua puluh satu triliun lima ratus miliar tujuh ratus Sembilan puluh dua juta dua ratus tujuh ribu rupiah), termasuk fasilitas bea masuk ditanggung Pemerintah (BM DTP) sebesar Rp500.000.000.000,00 (lima ratus miliar rupiah) yang pelaksanaannya diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan.
- Belum diterbitkan
Berdasarkan penelusuran di
http://www.djpk.depkeu.go.id/?tag=peraturan-menteri-keuangan
http://www.jdih.kemenkeu.go.id
dan https://sipuu.setkab.go.id/
Diakses pada hari Rabu, 1 Juli 2020
3. Pasal 4 ayat 6

Ketentuan lebih lanjut mengenai penyelesaian piutang bermasalah pada BUMN di bidang usaha perbankan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan.
Peraturan Menteri Keuangan No. 97/PMK.06/ Tahun 2011 tentang Penyelesaian Piutang Bermasalah Pada Badan Usaha Milik Negara DI Bidang Usaha Perbankan Diakses pada Kamis, 26 Maret 2020
4. Pasal 21 ayat (6)

---
Peraturan Pemerintah No. 65 Tahun 2015 tentang TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN DIVERSI DAN PENANGANAN ANAK YANG BELUM BERUMUR 12 (DUA BELAS) TAHUN
5. Pasal 26 ayat 11

Tata cara pengelolaan dana cadangan dalam rekening Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (9) diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan.
- Belum diterbitkan
Berdasarkan penelusuran di
http://www.djpk.depkeu.go.id/?tag=peraturan-menteri-keuangan
http://www.jdih.kemenkeu.go.id
dan https://sipuu.setkab.go.id/
Diakses pada hari Rabu, 1 Juli 2020
6. Pasal 29A ayat 5

Ketentuan lebih lanjut dalam rangka pelaksanaan anggaran kewajiban penjaminan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan.
- Belum diterbitkan
Berdasarkan penelusuran di
http://www.djpk.depkeu.go.id/?tag=peraturan-menteri-keuangan
http://www.jdih.kemenkeu.go.id
dan https://sipuu.setkab.go.id/
Diakses pada hari Rabu, 1 Juli 2020
7. Pasal 36A ayat 3

Ketentuan lebih lanjut mengenai penggunaan SAL dalam rangka stabilisasi pasar SBN domestik diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan
Peraturan Menteri Keuangan No. 188/PMK.08/ Tahun 2011 tentang Tata Cara Penggunaan Saldo Anggaran Lebih Dalam Rangka Stabilisasi Pasar Surat Berharga Negara Domestik Diakses pada Senin, 16 Maret 2020