NO PASAL & AYAT YANG DITINDAKLANJUTI DENGAN PERATURAN PELAKSANAAN PERATURAN PELAKSANAAN UU TERKAIT KETERANGAN
PP PERPRES / KEPRES PERMEN / KEPMEN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN LAINNYA
1. Pasal 9 ayat 2

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur dengan Peraturan Pemerintah
Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2002 tentang Hutan Kota -
2. Pasal 13 ayat 5

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2004 tentang Hutan Kota -
3. Pasal 16 ayat 3

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2004 tentang tentang Perencanaan Kehutanan -
4. Pasal 17 ayat 3

Pembentukan unit pengelolaan hutan yang melampaui batas administrasi pemerintahan karena kondisi dan karakteristik serta tipe hutan, penetapannya diatur secara khusus oleh Menteri.
Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2004 tentang Perencanaan Kehutanan (RPP tentang Perubahan atas PP No. 44 Tahun 2004 tetang Perencanaan Hutan) Pasal ini mengamanatkan Peraturan Menteri, tetapi yang keluar PP

Peraturan menteri ini menyebutkan ketentuan Pasal 28 PP Nomor 44 Tahun 2004 tentang Perencanaan Kehutanan, pembentukan unit kesatuan pengelolaan hutan didasarkan kepada kriteria dan standar yang ditetapkan oleh Menteri, Pasal 3 PP Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan, seluruh kawasan hutan terbagi dalam kesatuan pengelolaan hutan dan Pasal 7 PP Nomor 3 Tahun 2008 tentang Perubahan atas PP Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan, penetapan luas wilayah kesatuan pengelolaan hutan diatur oleh Menteri Kehutanan dalam konsideran menimbangnya
5. Pasal 19 ayat 3

Ketentuan tentang tata cara perubahan peruntukan kawasan hutan dan perubahan fungsi kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 104 Tahun 2015 tentang TENTANG TATA CARA PERUBAHAN PERUNTUKAN DAN FUNGSI KAWASAN HUTAN Pasal ini memiliki 2 PP sebagai pelaksanaan.
1. Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2004 tentang Perencanaan Kehutanan merupakan peraturan pelaksanan langsung dari Pasal 19 ayat (3) UU Kehutanan.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2010 tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2012 dan dicabut dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2015. PP ini merupakan pelaksanaan dari ketentuan dari Pasal 19 UU Kehutanan
6. Pasal 20 ayat 3

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2004 tentang Perencanaan Hutan -
7. Pasal 22 ayat 5

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan PP Nomor 6 Tahun 2007 telah diubah dengan PP Nomor 3 Tahun 2008. PP ini juga mencabut ketentuan dalam PP Nomor 34 Tahun 2002. RPP Perubahan kedua PP 6/2007 tercantum dalam urutan ke 26 dalam Keppres Nomor 20 Tahun 2017 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2017
8. Pasal 31 ayat 2

Pembatasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan PP Nomor 6 Tahun 2007 telah diubah dengan PP Nomor 3 Tahun 2008. PP ini juga mencabut ketentuan dalam PP Nomor 34 Tahun 2002. RPP Perubahan kedua PP 6/2007 tercantum dalam urutan ke 26 dalam Keppres Nomor 20 Tahun 2017 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2017. Dalam konsideran PP ini tidak menyebutkan Pasal 31 ayat (2) UU Kehutanan, tetapi muatan materi dalam PP ini mengatur tentang apa yang diamanatkan oleh Pasal 31 ayat (2) ini.
9. Pasal 33 ayat 3

Pengaturan, pembinaan dan pengembangan pengolahan hasil hutan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur oleh Menteri.
Peraturan Menteri Kehutanan No. P.41/Menhut-II/2014 Tahun 2014 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal Dari Hutan Alam Peraturan menteri ini mengacu pada PP Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 3 Tahun 2008. Dalam PP ini disebutkan dalam konsideran menimbangnya adalah ketentuan Pasal 22, Pasal 39, Pasal 66, Pasal 80, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Sebelumnya pengaturan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kehutanan No. P.55/Menhut-II/2014 tentang Izin Usaha Industri Primer Hasil Hutan ; Peraturan Menteri Kehutanan No.P.55/Menhut-II/2014 tentang Izin Usaha Industri Primer Hasil Hutan
10. Pasal 35 ayat 4

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2002 tentang Dana Reboisasi -
11. Pasal 39

Ketentuan pelaksanaan tentang pemanfaatan hutan dan penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27, Pasal 29, Pasal 34, Pasal 36, Pasal 37, dan Pasal 38 diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan PP No 6/2007 telah diubah dengan PP No. 3/2008. PP ini juga mencabut ketentuan dalam PP No. 34/2002. RPP Perubahan Kedua PP No. 6/2007 pada urutan ke 26 dalam Keppres No.20/2017 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2017. Selain itu, terdapat PP No. 24/2010 tentang Penggunaan Kawasan Hutan yang telah diubah dengan PP No. 61/2012 dan diubah kembali dengan PP No. 105/2015. Ketentuan Pasal 38 UU Kehutanan tidak mengamanatkan Peraturan Pelaksanaan secara langsung, tapi berdasarkan ketentuan Pasal 39 UU Kehutanan ketentuan Pasal 27, Pasal 29, Pasal 34, Pasal 36, Pasal 37, dan Pasal 38 diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah
12. Pasal 42 ayat 3

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2008 tentang Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan -
13. Pasal 44 ayat 3

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2008 tentang Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan -
14. Pasal 45 ayat 4

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2008 tentang Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan -
15. Pasal 48 ayat 6

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4), dan ayat (5) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan PP No. 45/2004 telah diubah dengan PP No. 60/2009. PP ini merupakan pelaksanaan dari ketentuan Pasal 46 sampai Pasal 51, Pasal 77 dan Pasal 80 UU Kehutanan
16. Pasal 58

Ketentuan lebih lanjut tentang penelitian dan pengembangan, pendidikan dan latihan, serta penyuluhan kehutanan diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2010 tentang Penelitian dan Pengembangan, Serta Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan -
17. Pasal 65

Ketentuan lebih lanjut tentang pengawasan kehutanan diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan PP No. 45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan yang telah diubah dengan PP No. 60 Tahun 2009

PP No. 45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan tidak menyebutkan ketentuan Pasal 65 dalam konsideran menimbangnya, tetapi menyebutkan Pasal 46 sampai dengan Pasal 51, Pasal 77 dan Pasal 80. Dalam PP ini diatur mengenai pengawasan kehutanan.

Tidak ditemukan

Berdasarkan penelusuran pada
http://peraturan.go.id/peraturan/index.html?PeraturanSearch%5Bjenis_peraturan_id%5D=11e449f368aacfa0a20b313231373330&PeraturanSearch%5Bnomor%5D=&PeraturanSearch%5Btahun%5D=&PeraturanSearch%5Btentang%5D=pengawasan+kehutanan diakses pada 30 Oktober 2019 pukul 09.00 Wib
18. Pasal 66 ayat 3

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan PP ini telah diubah dengan PP Nomor 3 Tahun 2008. PP No. 6/2007 juga telah mencabut ketentuan dalam PP No. 34/2002. RPP Perubahan Kedua PP 6/2007 berada di urutan ke 26 dalam Keppres No. 20/2017 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2017. Pasal ini mengatur tentang pembagian kewenangan dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah, maka PP yang mengatur sesuai dengan ketentuan tersebut adalah PP No. 62/1998 tentang Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan di Bidang Kehutanan Kepada Daerah. Sejak dibentuknya UU No. 32/2004 tentang Pemda, pembagian kewenangan antara pusat dan daerah mengacu pada ketentuan dalam PP No. 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah
Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota. Semenjak adanya penggantian UU No. 32/2004 dengan UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU No. 9/2015, masalah pembagian kewenangan antara Pemerintah dan Pemerintah Daerah diatur dalam Lampiran UU Pemda
19. Pasal 67 ayat 3

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan PP ini telah diubah dengan PP Nomor 3 Tahun 2008. PP No. 6/2007 juga telah mencabut ketentuan dalam PP No. 34/2002. RPP Perubahan Kedua PP 6/2007 berada di urutan ke 26 dalam Keppres No. 20/2017 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2017. PP ini tidak mencantumkan Pasal 67 UU kehutanan sebagai konsiderannya, tetapi substansi PP ini mengatur apa yang diamanatkan oleh Pasal 67 UU Kehutanan. Di tingkat Peraturan Menteri, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.83/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2016
tentang Perhutanan Sosial dalam substansinya juga mengatur tentang masyarakat adat terkait dengan kehutanan
20. Pasal 70 ayat 4

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2002 tentang Hutan Kota Konsideran PP ini hanya menyebutkan Pasal 9 UU Kehutanan dan tidak menyebutkan Pasal 70 UU Kehutanan. Meski demikian, substansi PP ini juga mengatur tentang peran serta masyarakat dan bentuk-bentuknya.
21. Pasal 80 ayat 3

Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan PP No. 6/2007 telah diubah dengan PP No. 3/2008 dan telah mencabut ketentuan PP No. 34/2002. Terdapat PP No. 45/2004 tentang Perlindungan Hutan telah diubah dengan PP No. 60/2009. PP ini merupakan pelaksanaan dari ketentuan Pasal 46 sampai Pasal 51, Pasal 77 dan Pasal 80 UU Kehutanan.