Anggota DPR RI

PROFIL ANGGOTA
H. AGUS SULISTIYONO, S.E, MT
No.Anggota
61
Fraksi
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
Daerah Pemilihan
D.I. YOGYAKARTA
MEDIA SOSIAL
KALENDER
  • Agenda Acara

Subsidi Solar Dipangkas, Siap-Siap Tarif Transportasi Naik

08 Juni 2016 / Parlemen

JAKARTA - Pemerintah akan memangkas subsidi tetap Solar sebesar Rp650 per liter sehingga menjadi Rp350 per liter dari sebelumnya Rp1.000 per liter. Dalam rapat kerja Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dengan Badan Anggaran DPR, kebijakan subsidi tetap Solar ini akan berlaku efektif per 1 Juli 2016.

 

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi VII DPR RI Agus Sulistiyono mengatakan, pemangkasan subsidi tetap Solar tersebut sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu dekat ini. Sebab, akan berindikasi terjadinya kenaikan tarif transportasi dan bahan-bahan kebutuhan pokok. Apalagi, mengingat penetapan kebijakan tersebut berdekatan dengan hari raya Lebaran.

 

"Saya fikir saat ini pemerintah seharusnya pemangkasan ini jangan dilakukan sekarang. Apalagi mau menjelang Lebaran. Pasti banyak dampaknya kepada sandang, papan, pangan. Pasti implikasi efeknya ke sana," ujarnya kepada Okezone, Jakarta, Rabu (8/6/2016).

 

Menurutnya, pemangkasan subsidi tetap Solar harus dilakukan secara bertahap. Seharusnya pemerintah tidak melakukan pemangkasan subsidi tetap Solar secara drastis. Bahkan, jika memungkinkan, dia memandang sebaiknya pemerintah melakukan pemangkasan subsidi tetap Solar pada 2017.

 

"Harusnya bertahap, tidak langsung pangkas Rp650 per liter. Mungkin pemerintah harusnya bisa pangkas Rp250 dulu. Seharusnya pemerintah bisa menurunkannya secara bertahap. Kalau memang mau dikurangi, mungkin pada 2017," jelasnya.

 

Dia menambahkan, pemangkasan subsidi tetap Solar ini sebaiknya dilakukan untuk kepentingan yang dalam kategori keadaan mendesak (urgent). Apalagi mengingat saat ini harga minyak mentah dunia masih dalam tren menurun.

 

"Memang gini, bagaimana pun juga pengalihan subsidi untuk kepentingan yang lebih urgent. Sebetulnya karena memang di harga minyak sekarang sedang menurun," tutur dia.

 

"Makanya pandangan saya dikuranginya tidak sekarang. Karena azas manfaat jauh lebih banyak persoalan infrastruktur," pungkasnya.

 

(dni)

 

Sumber: okezone.com

TOTAL KOMENTAR (0)