Anggota DPR RI

PROFIL ANGGOTA
H. AGUS SULISTIYONO, S.E, MT
No.Anggota
61
Fraksi
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
Daerah Pemilihan
D.I. YOGYAKARTA
MEDIA SOSIAL
KALENDER
  • Agenda Acara

Sultan HB X Berharap Universitas NU Yogyakarta Mampu Bersaing

11 Maret 2017 / Dapil

YOGYAKARTA - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta resmi dibuka. Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siraj, melantik Rektor perdana UNU Yogyakarta yang dijabat Purwo Santoso, setelah menerima langsung surat keputusan (SK) dari Menristekdikti, Mohamad Nasir.

 

Sejumlah rektor dan mantan rektor di beberapa kampus juga hadir dalam peluncuran universitas yang berlokasi di Jalan Lowanu, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta itu. Begitu juga dari kalangan NU se-DIY dan pengasuh pondok pesantren.

 

Beberapa pejabat juga hadir, seperti Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri; Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X; Bupati Sleman, Sri Purnomo; hingga anggota DPR RI Agus Sulistiyono yang merupakan Ketua DPW PKB DIY.

 

Tokoh masyarakat yang memiliki garis keturunan darah biru juga hadir, seperti GBPH Prabukusumo yang merupakan salah satu putra Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IX. Sultan HB X tidak bisa hadir dalam kesempatan ini. Meski begitu, Gubernur DIY itu mengucapkan selamat atas berdirinya Universitas NU Yogyakarta.

 

"Kami apresiasi positif surat keputusan (SK) dari Menristekdikti dengan diresmikannya universitas ini yang dimotori alim ulama," kata Sultan HB X dalam sambutan yang dibacakan Wagub DIY KGPAA Paku Alam X, Jumat 10 Maret 2016.

 

Bendirinya Universitas NU Yogyakarta ini sejalan dengan pembangunan daerah, khususnya dalam dunia pendidikan di Yogyakarta. Sultan berharap, universitas ini bisa bersaing sehingga mampu sejajar dengan perguruan tinggi lain yang sudah ada sebelumnya.

 

"Semoga Universitas Nahdlatul Ulama ini memiliki karakteristik yang melekat, menjadi unggulan, dan melahirkan sarjana yang bertakwa serta ilmu yang bermanfaat," ujarnya.

 

Tak hanya di kancah nasional, Sultan berharap universitas ini mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain dari luar negeri. Harapan itu disampaikan agar pengelola pendidikan fokus bekerja keras dalam menggapai mimpi yang melesat jauh.

 

Ketua Tanfidziyah PWNU DIY, Nizar Ali menambahkan, kehadiran Universitas NU Yogyakarta ini adalah menjawab tantangan zaman, sekaligus ingin mencetak kader-kader nahdiyin yang berkompeten dalam pengembangan kelembagaan maupun dunia pendidikan.

 

"Kami fokus pada ilmu agama dan umum. Mahasiswa tidak hanya dibelakangi intelektual saja, tapi juga akhlak dan moral dari kampus," tuturnya.

 

Terdapat lima fakultas di kampus baru ini. Mulai dari fakultas dirasah Islamiah, pertanian, pendidikan bahasa Inggris, pendidikan guru sekolah dasar, dan teknik. (ira)

 

Sumber: news.okezone.com

TOTAL KOMENTAR (0)