Anggota DPR RI

PROFIL ANGGOTA
H. AGUS SULISTIYONO, S.E, MT
No.Anggota
61
Fraksi
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
Daerah Pemilihan
D.I. YOGYAKARTA
MEDIA SOSIAL
KALENDER
  • Agenda Acara

Tangkal Pemanasan Global, Kader PKB gandeng LIPI dan Warga Desa Kedungpoh Tanam Jati Platinum

18 Desember 2017 / Dapil

Gunung Kidul, Kabar3.com - Anggota Fraksi PKB DPR RI H. Agus Sulistiyono, SE, MT menyelenggarakan kegiatan Desiminasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencintai dan meningkatkan potensi daerah. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Jum’at tanggal 15 Desember 2017 bersama dengan warga masyarakat Desa Kedungpoh, Kec. Nglipar, Kab. Gunung Kidul, DIY. 

 

Alih teknologi melalui diseminasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan dan mempublikasikan hasil penelitian yang tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, namun juga bagi kalangan industri maupun pemerintah. 

 

Sebagai Anggota Komisi VII DPR RI yang bermitra kerja dengan LIPI, Agus mengatakan bahwa sederet hasil penelitian tepat guna LIPI terbukti dapat memperkuat pengembangan potensi daerah, terutama untuk peningkatan ekonomi masyarakat, ujarnya dalam keterangan kepada Kabar3.com.

 

Bersamaan dengan diseminasi tersebut, Agus Sulistiyono, SE., MT bersama jajaran LIPI dan warga masyarakat Desa Kedungpoh juga akan menggelar kegiatan penanaman jati platinum dan pohon mangga. 

 

Agus memperkenalkan bahwa “Jati Platinum LIPI adalah hasil rekayasa genetika dengan cara mutasi radiasi sinar Gamma bekerjasama dengan BATAN yang kemudian diperbanyak dengan kultur jaringan sehingga mutu bibitnya seragam. Jati platinum ini bisa mencapai diameter 30 cm hanya dalam waktu lima tahun sehingga bisa dipanen sebagai veneer untuk bahan bangunan”.

 

Lebih lanjut, dalam sambutannya Agus kembali menegaskan bahwa “selain memberi keuntungan ekonomi, menanam pohon jati platinum akan mampu memenuhi komitmen nasional mereduksi emisi karbon hingga 26 persen sampai 2020 atau setara 0,67 giga ton karbon”, tegasnya.

 

“Mari kita cintai wilayah kita, mari kita cintai hutan dan tanaman kita agar kehidupan generasi anak cucu kita bisa menjadi lebih baik. Kedepan saya berharap agar Desa Kedungpoh ini memiliki lahan yang lebih luas untuk ditanami pohon jati platinum, sebab setiap hektar pohon jati yang berusia maksimal 10 tahun ini bisa menyerap karbon 170 ton C berat jenis 0,8 C konten 0,5.” 

 

Sebagai kader PKB yang concern dengan isu lingkungan dan pemanasan global, Agus juga menyinggung efek rumah kaca akibat pemanasan global. “Pemanasan global akan semakin terasa apabila manusia tidak berbuat apa-apa. Sebab, energi matahari terperangkap dalam jumlah yang meningkat akibat gas rumah kaca. Efek pemanasan global juga mulai terjadi, seperti banjir, kekeringan, peningkatan suhu bumi, dan naiknya permukaan laut”. 

 

Menyikapi permasalahan tersebut, Agus bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengajak masyarakat Desa Kedungpoh untuk menanam pohon jati. "Salah satu cara mengatasi pemanasan global adalah menanam pohon. Menanam pohon jati lebih baik karena selain bisa mengurangi pemanasan global, juga sebagai bentuk investasi, pungkasnya. 

 

Terakhir saya sampaikan terima kasih kepada LIPI yang telah bersedia bersama-sama mewujudkan keinginan masyarakat desa Kedungpoh dalam melakukan optimalisasi teknologi dan penghijauan melalui penanaman pohon jati ini. 

 

Sekali lagi saya tekankan bahwa Kesadaran untuk mengoptimalkan tanaman jati ini sangat penting dan memiliki manfaat yang besar baik dari sisi ekonomi, ekosistem alam dan keberlangsungan hidup generasi yang lebih baik, tutupnya. (Pra)

 

Sumber: kabar3.com

TOTAL KOMENTAR (0)