Kinerja PGN Dinilai Tetap Kompetitif Selama Pandemi

27-01-2021 / KOMISI VII
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno saat RDP Komisi VII dengan jajaran direksi PGN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Foto: Oji/nvl

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengapresiasi kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selama ini, khususnya selama pandemi Covid-19. Namun ke depan masih ada tantangan yang harus dihadapi PGN, sehingga Komisi VII DPR RI ingin mengetahui strategi perusahaan pelat merah ini di masa mendatang.

 

“Tahun 2020 kemarin memang bukan tahun yang ringan dalam mengelola gas bumi, namun PGN sudah barang tentu punya catatan berharga dalam melakukan strategic planning di tahun 2021 nanti. Termasuk potensi, kendala hambatan yang ada dan dukungan solusi apa yang bisa disediakan dari Komisi VII,” kata Eddy saat RDP Komisi VII dengan jajaran direksi PGN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

 

Eddy memaparkan, PGN juga terlibat dalam roadmap Jaringan Gas Bumi (Jargas) Nasional yang tersusun dalam Rencana Umum Energi Nasional 2020-2025 dengan target 4,197 juta sambungan rumah dengan berbagai skema pembiayaan. Adapun per Oktober tahun lalu jumlah sambungan baru mencapai sekitar 127 ribuan unit dengan menyerap dana APBN tahun 2020.

 

“Untuk itu kami ingin memastikan bagaimana rencana penyediaan gas oleh PGN di tahun ini hingga tahun 2024. Sudah sejauh mana progresnya, darimana pasokannya dan apa saja kendalanya,” papar Eddy. Mengingat di tahun ini PGN masih banyak pekerjaan rumah, mulai dari pembangunan pipa transmisi di Jawa Tengah, pipa distribusi di Kendal, jaringan pipa gas industri dan komersial hingga rumah tangga.

 

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Ratna Juwita Sari turut menyampaikan apresiasinya pada perusahaan penyedia gas nasional ini. Namun demikian ia turut mewanti-wanti agar PGN tetap dapat mempertahankan competitiveness di tengah pandemi ini.

 

“Kita tahu tantangan industri gas ini ada pada pasar, bagaimana kita memberikan nilai yang kompetitif di tengah infrastruktur yang pas-pasan. Padahal infrastruktur itu yang dapat menunjang nilai keekonomian yang dijual PGN,” terangnya. Ia berharap ke depannya infrastruktur dapat dikembangkan untuk menunjang kinerja PGN.

 

Agar masyarakat dapat menikmati harga gas yang lebih kompetitif lagi dan manfaat dari ketersediaan gas bumi dapat maksimal dirasakan khalayak ramai. “Untuk itu kita ingin mempunyai ketahanan energi nasional sebelum mengarah kepada kemandirian energi nasional,” sebut Ratna. (ah/sf)

BERITA TERKAIT
Program MBG Diluncurkan: Semua Diundang Berpartisipasi
06-01-2025 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Badan Gizi Nasional dijadwalkan akan meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini, Senin, 6 Januari 2025....
Komisi VII: Kebijakan Penghapusan Utang 67 Ribu UMKM di Bank BUMN Perlu Hati-Hati
04-01-2025 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyoroti rencana pemerintah yang akan menghapus utang 67 ribu...
Pemerintah Diminta Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif Indonesia
03-01-2025 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini dituntut untuk menata dan...
Dina Lorenza Dukung Kenaikan PPN: Harus Tetap Lindungi Masyarakat Menengah ke Bawah
24-12-2024 / KOMISI VII
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Dina Lorenza mendukung rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen...