Capaian WTP ke-3 kali Setjen DPR , Jawab Keraguan Publik

26-06-2012 / LAIN-LAIN

Untuk ketiga kalinya dan tiga tahun berturut-turut Sekretariat Jenderal DPR RI kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan 2011 dari Badan Pemeriksa Keuangan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjawab keraguan publik terhadap kinerja DPR RI dalam mengelola keuangan negara.

“Sebagian warga masyarakat selama ini selalu menyoroti masalah keuangan yang dikelola DPR RI terutama di kesetjenan-nya dikatakan buruk, tetapi Alhamdulillah pada hari ini kita buktikan hasil audit lembaga profesional BPK laporan keuangan DPR diberi opini WTPWajar Tanpa Pengecualian,” kata Nining Indra Saleh Sekjen DPR RI usai menerima Hasil Pemeriksaan di Gedung Diklat BPK, Kalibata, Jakarta, Selasa (26/6/12).

Sebelumnya, tambah Nining, pada Laporan Keuangan tahun 2009 dan 2010, Setjen DPR yang berdasarkan UU mendapat mandat menjadi pengelola dan pengguna anggaran untuk anggota dewan dan kesetjenan juga berhasil meraih opini WTP. "Capaian ini menunjukkan APBN yang nota bene uang rakyat dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya sesuai aturan perundang-undangan,"ujarnya.

Ia menambahkan untuk langkah selanjutnya akan mengajak seluruh jajaran di kesetjenan untuk menjadikan tertib anggaran ini sebagai budaya organisasi yang tidak terpisahkan, bukan sekedar target untuk mengejar penghargaan. “Jangan sekedar seremoni ya, tapi harus jadi budaya dalam pekerjaan kita,” tandasnya.

Sementara itu anggota BPK Agung Firman Sampurna menjelaskan ada 4 fokus utama dalam pemeriksaan laporan keuangan kementrian dan lembaga negara, yaitu kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntasi pemerintah, kecukupan penyampaian laporan informasi keuangan dalam laporan keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundan-undangan dan efektifitas sistem pengendalian internal.

“Berdasarkan undang-undang BPK juga harus mengungkapkan apabila dalam laporan keuangan ditemukan ketidakpatuhan dan kecurangan baik yang berpengaruh maupun yang tidak berpengaruh pada opini atas laporan keuangan,” tandasnya.

Dia secara khusus memberikan apresiasi kepada 4 institusi yang tahun ini naik dari predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) ke WTP yaitu Kemensos, BNPB, BKKBN dan Badan Informasi Geospasial. Penurunan prestasi dari opini WTP ke WDP diperoleh oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). (iky)

                                                                                                                                                                    

BERITA TERKAIT
Kunjungi Tanambulava Sulteng, Matindas Dengarkan Aspirasi dan Salurkan Bantuan
04-02-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota DPR RI Matindas J Rumambi menyerap aspirasi dan menyerahkan bantuan kepada warga Desa Sibalaya Barat, Kecamatan...
Rocky Chandra Serukan Kewaspadaan Masyarakat Hadapi Banjir dan Longsor di Jambi
04-02-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota DPR RI dari Dapil Jambi memberikan tanggapan terkait meningkatnya bencana banjir dan longsor yang melanda di...
Rocky Candra Desak Pertamina Tanggung Jawab atas Kerugian Warga Terdampak Proyek di Jambi
02-02-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota DPR RI dari Dapil Jambi, Rocky Candra, mendesak PT Pertamina (Persero) dan anak perusahaannya, PT Pertamina...
Novita Hardini Apresiasi Inovasi Pemkab Trenggalek Libatkan Baznas dalam Program MBG
02-02-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VII Novita Hardini, mengapresiasi inovasi Pemkab Trenggalek dalam menjalankan program Makan...